Ini Dampak Krisis Chip Memori Dunia
- 18 Feb 2026 15:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Harga komputer melonjak drastis akibat krisis chip global. Fenomena ini membuat pedagang merasa sangat sangat pasrah. Kenaikan harga ini dipicu kelangkaan memori yang parah. Stok barang di pasar menjadi sangat terbatas sekarang.
Produsen komputer terbesar dunia yakni Lenovo memberikan peringatan. Tekanan penjualan PC akan semakin berat tahun ini. Pendapatan Lenovo sebenarnya naik sekitar delapan belas persen. Namun laba bersih perusahaan justru mengalami penurunan tajam.
Banyak konsumen kini menunda membeli perangkat komputer baru. Mereka lebih memilih memperbaiki perangkat lama yang ada. "Krisis chip memori ini memang sangat memukul kami," kata salah satu petinggi Lenovo beberapa waktu lalu.
Biaya produksi yang tinggi memaksa harga jual naik. Kenaikan harga ini terjadi secara merata di dunia. Indonesia juga merasakan dampak dari krisis global tersebut.
| Baca juga: Universitas Jangan Terjebak Capaian Akademis |
Stok laptop di gudang distributor mulai menipis drastis. Pengiriman barang dari luar negeri juga sering terlambat. Pedagang kecil mengeluhkan omzet yang terus menurun tajam. Mereka berharap kondisi pasar segera pulih seperti semula.
Teknologi kecerdasan buatan justru terus berkembang sangat pesat. Kebutuhan server enterprise tetap tinggi meski harga mahal. Pasar komputer global sedang berada pada titik terendah. Para ahli memprediksi pemulihan akan memakan waktu lama.
Pemerintah diharapkan bisa memberikan solusi bagi industri lokal. Dukungan kebijakan sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Masyarakat harus bijak dalam mengatur anggaran belanja elektronik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....