STMM Siap Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Tahun Ini
- 12 Feb 2026 15:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) akan segera membuka kelas untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada 2026. Program ini ditujukan bagi para karyawan atau pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah sarjana maupun sarjana terapan.
Rencana tersebut disampaikan Kepala STMM Muhammad Agung Harimurti dalam Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026. Melalui program ini, pengalaman kerja maupun kompetensi yang telah dimiliki peserta dapat diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan.
Harimurti menjelaskan, program RPL menjadi kesempatan bagi instansi pemerintah maupun lembaga, untuk mendorong para pegawainya melanjutkan studi di STMM. Dengan begitu, para karyawan tetap bisa bekerja sambil menempuh pendidikan formal.
“Ini adalah program yangditujukan untuk para karyawan yang sudah bekerja. Ini menjadi kesempatan bagi Kepala Dinas Kominfo, Disnaker, atau dari Balmon, bagi karyawannya yang ingin mendapatkan ijazah sarjana atau sarjana terapan dari Sekolah Tinggi Multi Media, dapat mendaftarkan pada program rekognisi pembelajaran lampau,” ujar Harimurti.
Lebih lanjut ia mengatakan, masa studi yang ditempuh dalam program RPL ini tidak harus empat tahun penuh, tetapi disesuaikan dengan jumlah satuan kredit semester atau SKS yang dapat direkognisi dari kompetensi dan sertifikat yang telah dimiliki peserta. Ia menambahkan, STMM sangat terbuka bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini.
“Kami sangat terbuka karena kami dipercaya oleh Kementerian Dikti dan Saintek, mulai tahun ini membuka program rekognisi pembelajaran lampau,” katanya.
Pada wisuda kali ini, STMM meluluskan sebanyak 146 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari tiga jurusan, di antaranya Jurusan Penyiaran, Animasi dan Teknologi Permainan, serta Komunikasi dan Informasi Publik. Jurusan Penyiaran dengan Program Studi (Prodi) Manajemen Produksi Siaran meluluskan 27 mahasiswa, Prodi Manajemen Produksi Berita 18 mahasiswa, dan Manajemen Teknik Studio Produksi 53 mahasiswa.
Kemudian dari Jurusan Animasi dan Teknologi Permainan meluluskan sebanyak 14 mahasiwa dari Prodi Animasi dan 7 lainnya dari Prodi Teknologi Permainan. Selanjutnya dari Jurusan Komunikasi dan Informasi Publik meluluskan 27 mahasiswa dari Prodi Manajemen Informasi dan Komunikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....