FTI UII Lepas 18 Mahasiswa Program Double Degree ke NXU Tiongkok
- 25 Agt 2026 05:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melepas 18 mahasiswanya untuk mengikuti program double degree di Nanjing Xiaozhuang University (NXU), Tiongkok. Selama dua tahun di NXU, mahasiswa akan menjalani pendidikan sebagai bagian dari kerja sama akademik internasional kedua perguruan tinggi.
Para mahasiswa dilepas secara langsung oleh Dekan FTI UII, Prof. Sri Kusumadewi, pada Senin, 24 Agustus 2026. Mereka sebelumnya telah menempuh pendidikan selama dua tahun di UII dan akan melanjutkan dua tahun berikutnya di NXU, sebagai bagian dari program kerja sama akademik internasional antara UII dan NXU
Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi FTI UII, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP, mengatakan, keberangkatan mahasiswa tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman akademik di luar negeri. Tetapi juga membawa nilai-nilai UII selama menjalani kehidupan di Tiongkok.
Mengutip Dekan FTI UII Prof. Sri Kusumadewi, Khafidh menyebut, 18 mahasiswa tersebut membawa misi memperoleh pengalaman akademik dan internasional sekaligus menjadi representasi nilai-nilai UII.
"18 mahasiswa yang berangkat hari ini bukan sekadar mengikuti program pendidikan di luar negeri. Mereka membawa misi untuk memperoleh pengalaman akademik dan internasional, sekaligus menjadi representasi nilai-nilai UII," ujarnya.
| Baca juga: Dosen UMY Jadi Dosen Tamu di Filipina |
Pada kesempatan yang sama, FTI UII juga menyerahkan ijazah kepada tujuh mahasiswa yang telah menyelesaikan program double degree serupa. Penyerahan ijazah ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan rangkaian pendidikan di dua institusi sekaligus, serta menjadi bukti keberlanjutan kerja sama akademik antara UII dan NXU.
"Tujuh mahasiswa yang telah menyelesaikan program menjadi bukti bahwa kerja sama UII dan NXU telah berjalan dan memberikan hasil nyata," ucapnya.
Dr. Muhammad Khafidh menekankan, kegiatan pelepasan tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan, tetapi juga diisi dengan pembekalan bagi para mahasiswa sebelum menjalani kehidupan dan studi di Tiongkok. Salah satu materi utama adalah “Menjaga Aqidah di Negeri Orang” yang disampaikan oleh Dr. Agus Mansur.
"Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk tetap menjaga nilai-nilai keislaman selama tinggal dan belajar di lingkungan dengan budaya yang berbeda," ujarnya
Selain pembekalan keislaman, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai kehidupan sehari-hari di Tiongkok melalui sesi berbagi pengalaman bersama Najwa Subhan, alumni yang telah menyelesaikan program double degree serupa. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai informasi praktis mengenai proses adaptasi, budaya, kehidupan akademik, hingga berbagai tantangan yang mungkin dihadapi selama menjalani studi.
"Melalui kegiatan ini, FTI UII berharap para mahasiswa dapat menjalani studi di NXU dengan baik, memperoleh pengalaman internasional yang berharga, serta tetap membawa nilai-nilai UII selama berada di Tiongkok," ujarnya, mengungkapkan.
Pengalaman Terbaik Selama Mengikuti Program Double Degree
Alumni program double degree UII dan Nanjing Xiaozhuang University (NXU), Tiongkok, Najwa Subhan menyampaikan, salah satu pengalaman akademik terbaik selama mengikuti program Double Degree di Tiongkok adalah kesempatan untuk belajar langsung dari budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Terutama cara mereka menyelesaikan masalah secara efektif (problem solving) dalam hal-hal yang berkaitan dengan coding atau mengatasi rumus pada bidang yang saya tekuni yaitu software.
"Budaya belajar di lingkungan kampus juga sangat memotivasi. Melihat mahasiswa lokal yang tekun dan rajin belajar secara tidak langsung mendorong saya untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan diri," katanya, menjelaskam.
Najwa mengungkapkan, pengalaman berkesan justru lebih banyak datang dari luar kegiatan akademik. Salah satunya adalah keterlibatan saya dalam komunitas Pelajar Indonesia di Tiongkok.
"Melalui berbagai kegiatan organisasi dan kepanitiaan, ada relasi luas yang bisa dibangun, tidak hanya dengan sesama mahasiwa Indonesia, tapi juga dengan instansi atau perusahaan-perusahaan Indo-China yang baru atau masih eksis dari berbagai ranah," ujarnya, melanjutkan.
Najwa menerangkan, ketika tinggal di negeri yang penduduk Muslimnya sangat minor ini membuat dirinya belajar untuk lebih cermat dalam bertindak dan bermuamalah. Apalagi dengan eksposur yang kuat untuk mengesampingkan ibadah yang berbentuk ritual.
"Jadi, pengalaman dari sisi ini tidak hanya berkesan tapi sekaligus menjadi tantangan yang besar bagi saya dan teman-teman Muslim lainnya," ucapnya, menambahkan.
Adapun mahasiswa peserta Program Double Degree berasal dari angkatan 2024, Masa studi 2 tahun di UII dan 2 tahun di NXU terdiri dari Program Studi Teknik Industri – Program Internasional (TI IP); Hafizd Abdurrahman ; Fauzan Zain; Na'ila Nashif Al-hazami ; Iqra Azzahra Ibrahim; Natasya Dyah Anggraini; dan Hana Alyadhia Loso.
Program Studi Informatika – Program Internasional (IF IP), terdiri; Nayla Raihaanah Nabilah H ; Edelyn Ananta; Fauzan Basalamah; Hidayat Nur Hijrah; Aimar Nadiv Ramahran: Farrell Abhivandya Mecca; Rayyan Galih Indarto; Naufaldy Ghaly Syahputra; dan Gerry Rivanda.
Sementara pada Program Studi Teknik Elektro – Program Internasional (TE IP); Zacky Aulia; Lintang Resnu Putra Wibawa; serta Hidayat Noor Ramadhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....