Diaspora Muslim di Luar Negeri Hadapi Tantangan Islamophobia
- 02 Jul 2026 19:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Diaspora Muslim Indonesia di luar negeri, menghadapi berbagai tantangan. Seperti pandangan negative, disinformasi, hingga Islamofobia akibat sebaran informasi yang kurang berimbang.
Melihat kondisi itu, Dosen UMY Dr. Mega Hidayati tergerak melaksanakan program pelatihan manajemen organisasi bagi komunitas muslim di Hokkaido Jepang. Kegiatan ini, sudah dilaksanakan sejak bulan Februari 2026.
Inisiatif Mega melaksanakan kegiatan pengabdian ini, karena melihat organisasi Muslim Indonesia di luar negeri punya peran strategis. Baik dalam membina umat, maupun membangun hubungan harmonis dengan warga setempat.
”Organisasi untuk memperkuat tauhid serta ibadah umat,” katanya, Kamis, 2 Juli 2026. ”Hidup minoritas di Jepang banyak tantangannya, seperti ibadah di sekolah atau tempat kerja, keragaman budaya Islam dari negara lain, hingga akses makanan halal.”
| Baca juga: Amerika Serikat Incar Cadangan Minyak Iran |
Selain melakukan pembinaan internal, organisasi Islam di Jepang juga dituntut membangun komunikasi positif dengan warga lokal. Termasuk aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di lingkungan negara setempat.
Melalui pelatihan ini, Mega berharap komunitas Muslim diaspora di Jepang mampu mengidentifikasi kebutuhan riil umat. Juga memperkuat tata kelola organisasi, dan mengembangkan kontribusi nyata sebagai bagian dari masyarakat Jepang.
Program pengabdian lintas negara tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang. Serta Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) di Hokkaido.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....