Indonesia Dapat Dukungan Kolaborasi Internasional
- 22 Nov 2025 07:30 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Indonesia menjadi fokus perhatian internasional, untuk meningkatkan respon cepat dalam situasi darurat. Terutama di sektor kesehatan maupun penanganan bencana.
Saat ini, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) bersama sejumlah mitra internasional, melakukan penguatan di tujuh provinsi. Yaitu melakukan pengadaan nasional 601 unit peralatan medis.
”Ini untuk memperkuat ketangguhan komunitas,” kata Dwi Handayani, Koordinator Bidang Kesehatan dan WASH IFRC Delegasi Klaster Negara meliputi Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura dan Timor Leste, Sabtu (22/11/2025).
DIY dan Jawa Tengah menjadi dua dari tujuh provinsi di Indonesia, yang menjadi wilayah prioritas IFRC. Sebab, kebutuhan layanan kesehatan di dua wilayah ini sangat tinggi, dan sekaligus menjadi pusat aktivitas kemanusian.
Peralatan medis yang disalurkan, akan langsung digunakan untuk memperkuat operasional klinik PMI setempat, untuk meningkatkan kapasitas respons darurat. ”Serta memperluas pelayanan kesehatan masyarakat,” ucap Dwi.
Melalui kolaborasi dengan ASEF Stockpile Project, Pemerintah Jepang dan PMI Pusat, IFRC melakukan pengadaan 587 peralatan medis. Dengan rincian 22 jenis barang yang didistribusikan kepada 25 klinik dan dua rumah sakit PMI di tujuh provinsi.
”Untuk PMI Jawa Tengah diserahkan 222 unit yang terdiri dari 22 jenis peralatan kesehatan, dan DIY menerima 84 unit meliputi 11 jenis alat kesehatan,” katanya.
Berbagai peralatan medis yang diserahkan itu bukan sekedar alat, namun juga investasi jangka panjang demi kesehatan masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, kapasitas klinik dan rumah sakit PMI sangat diperlukan.
”Kami berharap pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan siap dalam situasi darurat,” ucap Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat Fachmi Idris. (r-ws/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....