Indonesia Harus Berani Tampil Sikapi Konflik Global
- 26 Agt 2025 06:20 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Politik luar negeri Indonesia tidak boleh berjalan di tempat. Sebagai kekuatan kawasan yang diperhitungkan di kancah global, Indonesia harus berani tampil, sekaligus tetap setia pada prinsip bebas aktif yang diwariskan sejak awal kemerdekaan.
Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menegaskan, bebas aktif bukan berarti netral pasif. Tetapi makna yang sebenarnya adalah, Indonesia harus berani bicara, hadir dan terlibat dalam penyelesaikan konflik antar negara.
”Bebas menentukan sikap sesuai kepentingan nasional, serta aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Prinsip ini, menurutnya, tidak pernah kehilangan relevansi,” kata Wamenlu Arif Havas melalui siaran pers tertulis, Senin (25/8/2025).
Ia menjelaskan, posisi geografis Indonesia yang strategis di persimpangan dua benua dan dua samudra, membuat bangsa ini tidak bisa menutup diri dari dinamika global. Artinya, jangan hanya berfikir tentang persoalan di dalam negeri.
”Kapal lewat kita, pesawat lewat kita, bahkan polusi pun lewat kita juga,” ujarnya.
Sehingga, Indonesia perlu memproyeksikan diri sebagai kekuatan kawasan. Diplomasi yang dijalankan Presiden ke berbagai negara, menjadi bukti nyata membangun jejaring, kekuatan, dan pengaruh yang semakin diakui dunia.
“Begitu juga tamu-tamu negara yang datang ke Indonesia. Itu menunjukkan bahwa kita tidak hanya hadir, tetapi juga didatangi, artinya kita dihargai,” katanya. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....