Jejak Internasional UII, Mahasiswa Teknik Industri Jelajahi Australia

  • 07 Jul 2025 12:42 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Program Studi Internasional Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan program "Educational Visit 2025: Australia" pada 10–15 Juni 2025.

Kaprodi Magister Teknik Industri FTI UII Ir. Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng, mengatakan, sebanyak 11 mahasiswa dan 2 dosen terlibat dalam kunjungan edukatif lintas negara ini yang dirancang untuk memperkaya wawasan global dan membekali mahasiswa dengan pengalaman internasional.

Ir. Winda menyebutkan, program ini menghasilkan banyak capaian seperti meningkatkan pengetahuan teknis, kemampuan berpikir inovatif, serta jaringan akademik internasional. "Sebagai tindak lanjut, mahasiswa akan melanjutkan kolaborasi daring dalam topik design thinking dengan peluang publikasi jurnal internasional," kata Ir Winda, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/7/2025).

Hari pertama dimulai dengan tur budaya di Melbourne. Mahasiswa diajak menyelami sejarah dan nilai warisan kota melalui landmark seperti Royal Exhibition Building dan Parliament House. Keesokan harinya, kunjungan ke Swinburne University of Technology menghadirkan workshop design thinking yang membahas inovasi produk untuk penderita demensia, dibimbing langsung oleh Assoc. Prof. Abdullah dan Assoc. Prof. Jo Kuys.

Di hari ketiga, mahasiswa mengunjungi pabrik baja BlueScope, menyaksikan langsung otomasi dan inovasi dalam industri ramah lingkungan. Hari keempat berlanjut ke University of Wollongong, tempat mereka mendalami ilmu teknik lanjutan dan menjelajah laboratorium modern. Puncaknya, hari terakhir dihabiskan menikmati keindahan Sydney dan atmosfer akademik University of Sydney.

Dosen Jurusan Teknik Industri FTI UII Didin Dwi Novianto, S.T., MLSCM menyebutkan, program Educational Visit didesain untuk profit academy exposure untuk mahasiswa baik pengalaman belajar hingga industri bekerja, termasuk mengunjungi landmark besejarah di luar negeri.

"Melalui mobility program, mahasiswa akan memperoleh pengalaman internasional dan juga akan mengembangkan kompetensi-kompetensi atau skill profesional mereka yang akan bisa dikembangkan di kemudian hari," kata Didin.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti program Educational Visit ke Australia Ar Royyan Utama mengungkapkan, berbagai agenda yang dijalankan selain lebih mengenalkan universitas di luar negeri, temasuk budaya yang ada.

"Kita juga punya sebenarnya waktu luang untuk eksplore sendiri kota Sydney, jadi kita bisa tahu bagaimana kalau kita jalan-jalan sendiri, terus kemudian menggunakan pedestrian di Sydney, jadi kita eksplore sendiri kota Sydney," kata Royyan.

Untuk perguruan tinggi, diakui Royyan, baik Swinburne University of Technology dan University of Wollongong memberikan wawasan baru terutama bagi mahasiswa yang kesehariannya menggunakan bahasa inggris lebih menarik.

Educational Visit ini dirancang untuk memperkaya wawasan internasional mahasiswa UII dan memberikan mereka perspektif baru dalam bidang teknik industri dan pendidikan global. Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis mereka, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana pendidikan dan industri di negara lain beroperasi, serta memperkuat jaringan profesional dan sosial mereka.

Adapun Hari pertama dimulai dengan Melbourne Cultural Immersion, di mana para mahasiswa berkesempatan untuk lebih mengenal sejarah dan warisan budaya kota ini. Landmark seperti Royal Exhibition Building, Art Museum, Parliament House, dan Fitzroy Gardens menjadi saksi bisu dari kekayaan sejarah yang membentuk identitas Melbourne. Peserta tidak hanya belajar dari yang terlihat, tetapi juga mendalami cerita dan makna dari setiap tempat yang dikunjungi.

Hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Swinburne University of Technology. Mahasiswa mengikuti workshop tentang design thinking yang dipandu oleh Assoc. Prof. Abdullah dan Assoc. Prof. Jo Kuys. Mereka mengeksplorasi studi kasus merancang produk untuk orang dengan demensia, yang mendorong mereka untuk berpikir kritis dan kreatif.

Setelah mempresentasikan ide-ide mereka dan menerima umpan balik konstruktif, peserta melakukan tur ke Laboratorium Factory of the Future. Di sini, mereka mengenal teknologi tercanggih, termasuk 3D printing, robotics, dan safety sensors, yang menjadi pusat inovasi di berbagai bidang ilmu seperti Engineering, Design, Science, dan Medical.

Hari ketiga, Kunjungan ke pabrik BlueScope pada hari ketiga memberikan pengalaman yang tak ternilai. Mahasiswa diajak melihat langsung proses produksi baja yang melibatkan otomatisasi dan inovasi teknologi. Mereka belajar bagaimana industri modern beroperasi dengan memperhatikan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. BlueScope menunjukkan bahwa kemajuan industri dapat berjalan seiring dengan pelestarian planet kita, memberikan contoh nyata bagaimana tanggung jawab korporat diterapkan.

Di hari keempat, perjalanan berlanjut ke University of Wollongong, di mana para mahasiswa menghadiri kuliah umum yang disampaikan oleh para pakar seperti Prof. Geoff Spinks, Prof. Zhengyi Jiang, dan Assoc. Prof. Thieling Zang. Mereka memperluas wawasan dalam bidang engineering asset management, systems, dan materials engineering. Setelah sesi kuliah, mahasiswa mendapat kesempatan untuk eksplorasi berbagai laboratorium, termasuk laboratorium material, mesin, dan mekatronik, menambah pengetahuan teknis serta membuka pikiran mereka terhadap kemungkinan pengembangan teknologi di masa depan termasuk melanjutkan studi/riset di kampus ini.

Sedangkan di hari kelima atau Penutup dari program yang padat ini adalah eksplorasi keindahan kota Sydney. Mahasiswa tidak hanya menikmati panorama indah dari Opera House dan Harbour Bridge, tetapi juga menyelami dinamika budaya setempat dengan mengunjungi University of Sydney dan Paddys Market. Aktivitas hari terakhir ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk melihat dan merasakan langsung keunikan Sydney sebagai kota global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....