Kebijakan Tarif Trump Guncang Ekonomi Global
- 29 Apr 2025 23:47 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Kebijakan proteksionis Presiden Donald Trump bukan sekadar kontroversial, tapi memicu perubahan besar dalam dinamika ekonomi global. Khususnya dalam hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dengan dan negara lain.
Hal ini diungkapkan oleh Pakar Politik Luar Negeri UMY Ratih Herningtyas dalam seminar bertajuk “Trumponomics & Pengaruhnya pada Ekonomi Politik Global”, yang digelar Pusat Studi Keamanan Internasional (COISS) UMY.
Menurut Ratih, sejak awal 2024 efek dari kebijakan tarif Amerika Serikat mulai terasa, sehingga memunculkan respon berbeda dari sejumlah negara. Misalkan India memilih jalur lobi dan mengajukan penghapusan tarif.
”Indonesia membuka ruang negosiasi, sementara Cina justru membalas dengan tarif lebih tinggi. Hingga saat ini, Cina belum menunjukkan sinyal untuk berunding,” ucapnya.
| Baca juga: Amerika Serikat Incar Cadangan Minyak Iran |
Ratih juga menyoroti dampak dalam negeri AS. Dukungan terhadap Trump terus menurun, bahkan di sembilan negara bagian swing voters yang sebelumnya menjadi kunci kemenangannya.
“Masyarakat AS mulai kehilangan kepercayaan. Data menunjukkan, tingkat kepuasan publik terhadap Trump anjlok, bahkan menjadi yang terendah dalam 100 hari pertama masa kepresidenan dibanding presiden sebelumnya,” kata dia. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....