Kualitas Udara Sleman Masih Baik, DLH Waspadai Sumber Pencemar

  • 26 Jul 2026 14:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menyebut kualitas udara di wilayah tersebut masih tergolong baik dibandingkan kawasan perkotaan yang lebih padat.

Sekretaris DLH Sleman, Sugeng Riyanta, mengatakan indeks kualitas udara Kabupaten Sleman pada 2025 mencapai 81,64. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 71,09 dan masuk dalam kategori sedang.

“Secara umum kualitas udara di Kabupaten Sleman masih tergolong baik dibandingkan kawasan perkotaan yang lebih padat,” ucapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Meski demikian, DLH Sleman tetap mewaspadai sejumlah sumber pencemar, seperti emisi kendaraan bermotor, aktivitas industri, pembakaran sampah, serta debu dari kegiatan konstruksi dan musim kemarau.

Sugeng menambahkan, DLH Sleman secara berkala melakukan pemantauan kualitas udara di sejumlah titik menggunakan metode passive sampler. Pemantauan tersebut juga dilengkapi dengan parameter Particulate Matter (PM2,5) sesuai standar untuk memantau perkembangan kualitas udara.

Selain pemantauan, sejumlah upaya dilakukan untuk menjaga kualitas udara. Di antaranya, pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor bekerja sama dengan berbagai instansi, sosialisasi larangan pembakaran sampah terbuka, serta pembinaan kepada pelaku usaha agar memenuhi baku mutu emisi.

DLH Sleman juga meningkatkan ruang terbuka hijau dan penanaman pohon sebagai penyerap polutan. Edukasi kepada masyarakat mengenai transportasi ramah lingkungan dan pengurangan emisi turut dilakukan.

“Upaya menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi masyarakat,” ucapnya menegaskan.

Ia mengimbau masyarakat melakukan langkah sederhana, seperti tidak membakar sampah, melakukan servis kendaraan secara berkala, menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan, serta menanam pohon. Menurutnya, langkah tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap perbaikan kualitas udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....