Petakan Potensi Manajerial, Jajaran Kemenkum DIY Ikuti Penilaian Kompetensi

  • 31 Mar 2026 17:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 60 pejabat dan pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY mengikuti Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum. Penilaian kompetensi ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kompetensi individu serta menyusun profil kompetensi pegawai.

Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 31 Maret-1 April 2026 secara hybrid. Peserta kegiatan mengikuti penilaian kompetensi dari Aula Kantor Wilayah, sementara Tim Asesor melakukan penilaian dari Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Evy Setyowati Handayani yang mewakili Kepala Kanwil Kemenkum DIY mengatakan bahwa 60 peserta yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat fungsional, dan melaksana siap mengikuti uji kompetensi dengan semangat dan antusias.

"Melalui kegiatan penilaian kompetensi ini, kami berharap dapat tergambar profil potensi dan kompetensi pegawai yang akan bermanfaat dalam pengambilan kebijakan pengembangan karier maupun pengembangan kompetensi pegawai," ujar Evy sebagaimana arahan Kakanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto.

Evy sesuai arahan Agung Rektono Seto meminta jajaran Kemenkum DIY mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan tersebut. "Ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan integritas, serta keluarkan semua potensi yang dimiliki," ujarnya, melanjutkan.

Sementara itu, Koordinator Asesor Kementerian Hukum yang juga Pengandali Mutu Kegiatan Nuni Suryani mengatakan bahwa Kemenkum DIY menjadi lokasi ketiga dari 11 Kantor Wilayah yang direncanakan akan melaksanakan penilaian kompetensi.

"Hasil penilaian kompetensi ini akan menjadi bahan data terpercaya bagi Manajemen Talenta Kementerian Hukum, guna menyusun profil kompetensi yang sesuai dengan standar jabatan, serta merencanakan pengembangan karier dan jabatan ke depannya," kata Nuni.

Penilaian kompetensi manajerial dan sosio kultural ini terbagi dalam sejumlah bagian tes, yaitu tes potensi, analisis kasus, dan wawancara. Peserta mengikuti kegiatan ini dalam dua gelombang, yaitu gelombang I dan gelombang II yang masing-masing diikuti oleh 30 peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....