Perumda Aneka Usaha Dukung Program Operasi Pasar Murah di 12 Kapanewon

  • 02 Mar 2026 17:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kulon Progo berkomitmen mendukung pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar secara maraton di 12 Kapanewon sepanjang bulan Ramadan 2026. Operasi Pasar Murah digelar untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Direktur Perumda Aneka Usaha Muhammad Nasta'in, mengungkapkan, dalam operasi pasar murah ini, pihaknya mendapat dukungan Bantuan transportasi dari pemerintah untuk sejumlah komoditas utama.

"Kami total menyalurkan bantuan transportasi untuk 25.200 liter minyak goreng serta total 16.800 kg untuk komoditas beras, gula pasir, telur ayam ras, dan tepung terigu," ujarnya, Senin 2 Maret 2026.

Nasta'in menjelaskan, Perumda Aneka Usaha dalam kegiatan ini berfokus pada empat komoditas primer yang paling dibutuhkan masyarakat saat Ramadan, yakni:

- Telur Ayam

- Beras

- Gula Pasir

- Tepung terigu

- Minyak Goreng

Selain lima bahan pokok tersebut, pihaknya juga menerima Umkm dan Gapoktan serta produsen untuk menyediakan hasil pertanian lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan komoditas pendukung lainnya.

"Harganya tetap murah karena kami memotong rantai pasokan. Kami mengambil langsung dari pabrik, produsen, maupun petani lokal," ujarnya.

Selain membantu masyarakat, Nasta'in menyebutkan bahwa kegiatan ini juga untuk mendukung keberlangsungan bisnis BUMD. Selain komoditas bersubsidi, Perumda Aneka Usaha menyediakan bahan pelengkap seperti kecap, susu kental manis, sabun cuci piring, hingga Kue untuk persiapan Lebaran.

"Perumda Aneka Usaha memiliki peran, selain melayani masyarakat, kami berharap melalui kegiatan ini bisa menambah laba perusahaan yang nantinya sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.

Penelaah Teknis Kebijakan, Bidang Usaha Perdagangan, Dinas Perdagangan Kulon Progo, Yoga mengatakan, Sentolo merupakan lokasi pertama pelaksanaan Operasi Pasar (OP) Pasar Murah.

"OP dilaksanakan di 12 kapanewon, diawali daei Sentolo dan berakhir di Temon tanggal 14 Maret nanti," katanya.

Yoga menjelaskan, di setiap lokasi menyediakan 3,5 ton bahan pangan seperti beras, gula pasir, telur, tepung terigu, dan minyak goreng. Komoditas ini dijual dengan harga lebih murah dari pasar.

Hal ini karena Dinas Perdagangan Kulon Progo memberikan subsidi biaya transportasi. Kelima komoditas tersebut masing-masing mendapat subsidi sekitar Rp 3 ribu dari harga yang ada di pasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....