Digitalisasi Pendidikan Indonesia Raih Pengakuan Dunia
- 21 Jul 2026 23:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi program digitalisasi pendidikan. Salah satunya melalui aplikasi Rumah Pendidikan yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses terhadap sumber belajar digital bagi guru maupun murid di seluruh Indonesia. ”Kita punya apps yang dilaksanakan Menteri Dikdasmen, Rumah Pendidikan, portal terintegrasi dengan Interactive Flat Panel yang digunakan lebih dari 6,9 juta pengguna.
Kebijakan ini, mampu menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu ratusan ribu guru, yang bekerja di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Presiden Prabowo juga menyampaikan, Indonesia baru saja menerima penghargaan tertinggi PBB.
Melalui International Telecommunication Union (ITU) dalam kategori e-Government. Capaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan internasional terhadap berbagai upaya digitalisasi pendidikan yang dilakukan pemerintah.
Penguatan ekosistem pembelajaran digital juga didukung penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi di masing-masing satuan pendidikan. Pemerintah sebelumnya telah mendistribusikan satu unit Papan Interaktif Digital, ke setiap sekolah dan pada tahun ini akan melanjutkan program tersebut.
”Dengan menambah tiga unit di setiap sekolah, saya harap di akhir tahun ini sudah tersampaikan,” katanya. ”Terkirim kurang lebih tambahan sekitar 700 ribu panel pintar pada akhir Desember 2026, atau semester pertama 2027.”
Melalui aplikasi Rumah Pendidikan yang didukung perangkat pembelajaran digital di sekolah, diharapkan transformasi pembelajaran semakin merata. Langkah ini bagian dari komitmen pemerintah, menghadirkan layanan pendidikan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....