Sekolah Harus Jadi Rumah yang Aman dan Nyaman

  • 29 Jun 2026 23:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq berkomitmen mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Maka, Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (RANA).

”Ini sebuah gerakan kolaboratif lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat,” katanya, Senin, 29 Juni 2026. ”Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, dan ruang digital.

Wamen Fajar juga menyampaikan, semangat yang diusung dalam Gerakan RANA juga akan diperkuat melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026. Kegiatan ini baru akan dimulai pada awal Juli mendatang.

MPLS akan berlangsung selama lima hari, sebagai sarana pengenalan lingkungan sekolah sekaligus penguatan karakter bagi peserta didik baru. Dalam pelaksanaannya, MPLS akan memuat berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

”Termasuk pembiasaan santun bermedia sosial, penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta pengenalan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Saat ini, Kemendikdasmen telah menerbitkan Peraturan Nomor 12 Tahun 2026 sebagai panduan bagi satuan pendidikan dalam menyelenggarakan MPLS. Regulasi ini menjadi pedoman terkait pelaksanaan MPLS.

”Agar bisa berjalan edukatif, ramah anak, dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang positif,” ucapnya. ”Tidak ada ruang ataupun toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan perundungan dalam pelaksanaan MPLS.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....