Program Keamanan Digital Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia
- 22 Jun 2026 21:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Di tengah pesatnya transformasi digital, keamanan siber menjadi fondasi penting. Sebab, hal ini untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan aman, terpercaya, dan berkelanjutan.
Bagi dunia pendidikan, perlindungan data bukan hanya soal penggunaan teknologi canggih. Tetapi juga tentang menjaga kepercayaan jutaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang setiap hari memanfaatkan layanan digital.
Maka, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2026, menggelar Program Bug Bounty 2026. Langkah strategis ini, menjadi bagian dari pembangunan ketahanan digital pendidikan yang tangguh.
Kegiatan Bug Bounty 2026 dari tanggal 6 April-25 Mei, diikuti 1.626 peserta. Jumlah peserta terpantau meningkat hingga 619 persen dari tahun 2022 yang hanya diikuti 226 peserta.
Secara kumulatif sejak tahun 2022, sebanyak 3.338 peretas etis dari 34 provinsi, telah berpartisipasi dalam menguji keamanan 68 aplikasi strategis yang dimiliki Kemendikdasmen. Dari capaian itu, Program Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen terpilih sebagai Champion WSIS Prizes 2026.
Penghargaan bergengsi itu, digelar dalam forum World Summit on the Information Society (WSIS). Penghargaan itu di bawah koordinasi International Telecommunication Union (ITU) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Wibowo Mukti memastikan, Bug Bounty merupakan program pelopor tata kelola keamanan siber berbasis sektor pemerintahan di Indonesia. Melalui program ini, warga pendidikan diberi ruang legal, sebagai peneliti keamanan atau ethical hacker.
”Keamanan siber, bukan hanya persoalan teknis,” ujarnya. ”Partisipasi semesta sangat dibutuhkan untuk menjamin ketersediaan dan keberlangsungan layanan pendidikan.”
Penghargaan ini juga menegaskan kontribusi Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 mengenai Inovasi dan Infrastruktur yang Tangguh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....