Pemerintah Siapkan Rp 14 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

  • 23 Feb 2026 19:52 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan keberlanjutan program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun 2026. Mendikdasmen Abdul Mu’ti memastikan, alokasi anggaran Rp 14 Triliun untuk program itu sudah tersedia di APBN.

Untuk revitalisasi satuan pendidikan, fokus kebijakannya diarahkan untuk tiga prioritas utama. Yakni sekolah rusak berat, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah di daerah terdampak bencana.

”Saat ini, proses verifikasi dan validasi (verval) satuan pendidikan calon penerima bantuan tengah berlangsung,” katanya, Senin, 23 Februari 2026. ”Sementara yang kami alokasikan, sekarang sudah proses verval 11.470 satuan pendidikan.”

Abdul Mu’ti menegaskan, kebijakan ini bentuk konsistensi pemerintah untuk memastikan, setiap anak Indonesia belajar di lingkungan yang aman dan layak. Infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi fondasi penting.

Mendikdasmen juga mengungkapkan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Guru Nasional 2025, cakupan revitalisasi pada 2026 akan diperluas signifikan. Pemerintah menargetkan tambahan sebanyak 60.000 satuan pendidikan untuk direvitalisasi.

”Sehingga total pada 2026 diproyeksikan mencapai lebih dari 71.000 satuan pendidikan,” ujarnya. ”Presiden memandang pendidikan sebagai kunci memberantas kemiskinan.”

Dalam berkali-kali kesempatan, Presiden Prabowo menurut Abdul Mu’ti menegaskan komitmennya untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Sebab, pendidikan menjadi formula, untuk meningkatkan kualitas SDM nasional.

Rekomendasi Berita