Inilah Tantangan Fisik saat Wukuf
- 22 Apr 2026 18:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Selain menjadi sebuah perjalanan spiritual, pelaksanaan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah, juga menuntut kesiapan fisik. Sebab, para calon jemaah haji akan menghadapi padatnya aktivitas ibadah dengan durasi panjang, serta kondisi lingkungan yang ekstrem.
Pakar Hukum Islam UMY Maesyaroh melihat karakter ibadah haji sangat berbeda dibandingkan dengan ibadah lainnya. Termasuk pelaksaanaan Ibadah Umrah yang rangkaiannya relatif lebih singkat dan sederhana.
| Baca juga: Berangkat Haji, Kini Tak Melulu Soal Biaya |
”Dalam haji, jemaah harus mengikuti rangkaian ibadah yang panjang dan berlapis,” katanya, Rabu, 22 April 2026. ”Masing-masing memiliki tantangan tersendiri, baik dari segi waktu, tenaga, dan kondisi lapangan yang tidak selalu ideal.”
Dan ketika sampai puncak pelaksanaan haji, yakni wukuf di Arafah, menjadi salah satu fase yang paling menguras energi. Jemaah harus bertahan dalam waktu yang cukup lama di tengah jutaan orang yang berkumpul di satu lokasi.
Saat itu, kondisi cuaca biasanya cukup panas serta ruang gerak yang terbatas sejak dari pagi hari hingga maghrib. Setelah itu, seluruh jemaah masih harus melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan kemudian menuju ke Mina.
”Rangkaian ini berlangsung terus-menerus dan membutuhkan stamina yang kuat,” ujarnya. ”Kemudian ada juga prosesi lempar jumrah yang dilakukan selama beberapa hari, yang menuntut kekuatan fisik, tetapi juga kesiapan mental.”
Lempar jumrah dilakukan lebih dari satu kali, biasanya dengan berjalan kaki di tengah kerumunan. Tanpa persiapan yang baik kata Maesyaroh, jemaah bisa mengalami kelelahan berlebihan, apalagi sebagian besar rukun haji tidak dapat diwakilkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....