JPW Desak Polda DIY Usut Tuntas Teror Terhadap Ketua BEM UGM
- 19 Feb 2026 15:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jogja Police Watch (JPW) mendesak Polda DIY untuk mengusut tuntas dugaan teror yang dialamatkan kepada Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto termasuk ibunya serta sejumlah pengurus BEM UGM beberapa waktu lalu. Hingga kini pihak kepolisian dalam hal ini Polda DIY terkesan memilih diam terhadap dugaan teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM tersebut.
Kadiv Humas JPW Baharuddin Kamba mengatakan, demokrasi Indonesia saat ini dihadapkan dengan sikap kritis masyarakat yang justru dihadapkan dengan teror. Padahal, kritik dari para aktivis sebenarnya bentuk kepedulian atas ketidak benarannya dalam penataan bernegara.
"Suara-suara kritis dari para aktivis seharusnya menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan disana-sini terhadap kebijakan saat ini seperti program MBG yang dipaksa meggerus anggaran dari sektor pendidikan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Februari 2026.
JPW menduga teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM itu ada kaitannya dengan mengkritisi kebijakan pemerintah mulai dari MBG, kemudian berkirim surat ke UNICEF atas tragedi siswa SD di NTT yang mengakhiri hidupnya karena persoalan ketidakmampuan orangtuanya secara ekonomi untuk membelikan pensil dan buku.
Dugaan teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM mengingatkan semua. Khususnya kalangan aktivis pada masa orde baru apalagi ada ancaman "Culik Mau? " Jelas itu merupakan ancaman serius yang harus diusut oleh pihak kepolisian.
JPW berharap teror terhadap sejumlah aktivis termasuk aktivis yang saat ini masih menjadi tahanan politik (tapol)seperti Perdana Arie untuk tetap semangat dan tidak takut jadi aktivis karena pembungkaman terhadap aktivis termasuk teror dan memproses hukum hanyalah cara pengecut dari orang yang tidak bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....