Dalam Forum NAFC, Integritas Antikorupsi Dimulai dari Diri Sendiri
- 26 Jun 2025 16:05 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Association of Certified Froud Examiners (ACFE) Indonesia menggelar Seminar National Anti-Fraud Conference (NAFC) yang digelar di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta. Pada hari kedua, Kamis (26/6/2025) siang, seminar nasional itu turut dihadiri oleh perwakilan perusahaan atau korporasi raksasa di Tanah Air.
Salah satu pembicara Wawan Mulyawan membahas korupsi dari sudut pandang neurosains. Praktisi Kedokteran Bedah Saraf ini memaparkan bahwa perilaku koruptif bisa dikaitkan dengan sistem limbik otak pusat emosi dan motivasi.
“Jadi kalau kita lihat otak koruptor itu adalah sebuah otak yang candu yang kecanduan ya. Jadi, bisa dibayangkan seperti orang kecanduan narkotik, pornografi atau judi,” ujar Wawan di hadapan ratusan peserta seminar yang hadir.
Ia menambahkan semakin sering melakukan korupsi, semakin rusak juga sistem pengendalian dalam otaknya. Misalnya pada bagian amigdala, bagian otak yang mengatur pusat motivasi dan pusat emosi. Jika bagian otak tersebut rusak, timbul banyak keinginan untuk menyenangkan diri karena dirangsang pikiran-pikiran buruk.
“Inilah sebabnya banyak koruptor tak lagi merasa bersalah,” kata dia.
Sementara itu, aktivis sosial yang juga putri mendiang KH Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid mengatakan, pentingnya literasi hukum dan pendidikan nilai-nilai antikorupsi sejak dini. Menurut Inayah, integritas bukan bawaan dari lahir melainkan keputusan yang harus diambil setiap hari. Inayah percaya bahwa esensi nilai belum tentu sama dengan bertindak sesuai nilai.
“Integritas harus dilakukan dari kita sendiri. Itu yang jadi problem dan seberapa keinginan kita untuk melakukan itu”, ucapnya.
Putri Presiden ke-4 RI ini juga berharap generasi Indonesia menjadi generasi yang berintegritas yang tidak koruptif. Menurutnya, hal ini bisa dimulai dari satuan keluarga terkecil yaitu keluarga di rumah. (wulan/niken)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....