Christie Abadikan Kisah Cinta Barcelona lewat Lagu

  • 08 Sep 2026 07:43 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penyanyi Christie menghadirkan sisi personal dalam karya terbarunya melalui lagu dan music video (MV) “Bunga Bunga di Barcelona”. Karya tersebut menjadi bagian dari fase baru perjalanan musik Christie setelah lima tahun berkarier di industri musik Indonesia. Tak hanya mengandalkan visual penuh warna, lagu ini juga menyimpan cerita cinta yang memiliki arti khusus bagi sang penyanyi.

Salah satu detail menarik dalam MV tersebut adalah penggunaan warna kuning yang diperkenalkan Christie melalui konsep “The Yellow Dress Theory”. Warna itu terinspirasi dari tren internet yang kerap mengaitkan kuning dengan cinta, optimisme, dan momen romantis. Bagi Christie, warna tersebut memiliki hubungan personal karena ia pernah mengenakan atasan kuning saat mengalami salah satu momen berharga dalam kisah cintanya di Barcelona.

Detail tersebut kemudian diabadikan melalui lirik lagu, “kenapa kuning jawabnya.” Atasan kuning yang dikenakan Christie dalam MV bukan sekadar properti visual, melainkan pakaian yang pernah ia gunakan ketika menjalani salah satu momen penting dalam hubungan asmaranya. Barcelona sendiri memiliki tempat istimewa karena lagu tersebut lahir ketika Christie berada di kota itu dan sebagian liriknya ditulis secara spontan saat menikmati liburan.

Kisah cinta Christie di Barcelona semakin istimewa ketika pasangannya datang jauh-jauh untuk mengajaknya menjalin hubungan di Park Güell, salah satu lokasi ikonik di kota tersebut. Momen itu menjadi titik awal perjalanan hubungan yang kemudian diabadikan Christie melalui musik. “He literally flew all the way there to ask me to be his girlfriend in one of the world’s most beautiful flower gardens, Park Güell,” ujar Christie.

Pengalaman tersebut membuat proses penciptaan “Bunga Bunga di Barcelona” terasa sangat emosional bagi Christie. Ia merasa lagu tersebut menjadi tempat untuk menyimpan kembali kenangan yang pernah dialaminya. Perasaan itu juga tercermin dalam penggalan lirik, “Hanya setangkai bunga yang kuminta, tapi kau beri seluruh tamannya,” yang menggambarkan seseorang yang memberikan jauh lebih banyak dari yang dibayangkan. “Jadi pas nulis lagu ini, rasanya kayak aku lagi menyimpan versi kecil dari momen itu ke dalam lagu. Setiap kali aku menyanyikan lagu ini, aku serasa memerankan kembali momen yang begitu indah pada saat itu,” ujarnya.

“Bunga Bunga di Barcelona” sekaligus menjadi bagian dari proyek The Love Cycle, mini album debut Christie yang menandai lima tahun perjalanan kariernya. Album tersebut berisi lima lagu, yakni “Love Again”, “Obsesi”, “Bunga Bunga di Barcelona”, “Dear Pisces Girlies”, dan “Rahasia”. Kelima karya itu merepresentasikan beragam fase perjalanan cinta, mulai dari jatuh cinta, kebahagiaan, rasa terobsesi, crush, patah hati, hingga proses menemukan kembali diri sendiri.

Dari sisi visual, konsep The Love Cycle diterjemahkan melalui warna, koreografi, storytelling, dan berbagai detail unik. MV “Bunga Bunga di Barcelona” disutradarai duo kakak beradik Nicole Effendy dan Rachel Effendy yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri entertainment, fashion, luxury, dan teknologi. Keduanya menggunakan mesin cuci sebagai simbol siklus perasaan manusia yang berputar sebelum akhirnya kembali menemukan diri sendiri, sekaligus membangun dunia “The Love Laundromat” yang cerah dan playful. “Bunga Bunga di Barcelona” telah dirilis pada 19 Agustus 2026, sedangkan “Dear Pisces Girlies” dan “Rahasia” dijadwalkan menyusul sebelum mini album The Love Cycle resmi dirilis pada 8 Oktober 2026. “Sekarang aku merasa lebih bebas untuk menunjukkan personality aku. Aku pengen orang lain bisa lihat Christie yang memang seperti karakter Christie sebenarnya, lebih fun, lebih playful, colorful, dan nggak terlalu mikirin harus terlihat seperti apa,” kata Christie.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....