Ariana Grande Rilis Album Petal, Tampilkan Sisi Paling Dewasa dalam Bermusik
- 01 Agt 2026 20:05 WIB
- Yogyakarta
Poin Utama
- Ariana Grande resmi merilis album studio kedelapan bertajuk Petal yang berisi 12 lagu dan menjadi karya ketiganya dalam tiga tahun terakhir.
- Album ini menghadirkan nuansa pop yang lebih lembut dan emosional dengan tema cinta, perpisahan, serta proses penyembuhan diri.
- Lagu Oh Well dan Nowhere, Nobody menjadi sorotan karena menggambarkan perjalanan emosional dari patah hati hingga keberanian untuk kembali jatuh cinta.
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Penyanyi pop asal Amerika Ariana Grande kembali menyapa penggemarnya dengan merilis album studio kedelapan bertajuk Petal yang terdiri atas 12 lagu. Petal menjadi karya terbaru Ariana sekaligus melanjutkan perjalanan musikalnya setelah merilis Eternal Sunshine pada 2024 dan edisi perluasannya, Brighter Days Ahead, pada 2025.
Kehadiran Petal langsung menarik perhatian karena menjadi rilisan ketiga Ariana Grande dalam rentang tiga tahun terakhir. Album ini memperlihatkan perkembangan musikal sang penyanyi yang kini lebih mengeksplorasi nuansa pop yang lembut, emosional, dan reflektif.
Secara keseluruhan, Petal mengangkat kisah tentang cinta, kehilangan, hingga proses penyembuhan dengan tetap mempertahankan gaya penulisan lirik yang tajam. Penuh sindiran, tetapi dikemas dengan pendekatan yang lebih matang sehingga mampu menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih intim bagi para penggemar.
Melansir dari The Hollywood Reporter, salah satu lagu yang paling mencuri perhatian adalah “Oh Well”, yang menempati urutan kelima dalam daftar lagu. Memadukan melodi emosional dengan lirik yang menggambarkan konflik batin seseorang yang masih menyimpan cinta, tetapi harus menerima kenyataan bahwa hubungan tersebut telah berakhir.
Transisi cerita dari lagu sebelumnya menuju “Oh Well” dinilai memperkuat alur emosional album dengan perpindahan dari harapan mempertahankan hubungan. Menuju fase menerima perpisahan membuat lagu tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam keseluruhan album.
Sementara itu, lagu penutup “Nowhere”, “Nobody” menghadirkan nuansa yang lebih optimistis Ariana Grande menggambarkan keberanian. Untuk kembali membuka hati dan menerima kemungkinan jatuh cinta lagi meski menyadari setiap hubungan memiliki risiko untuk gagal.
Pilihan aransemen musik dalam Petal memperlihatkan konsistensi Ariana Grande dalam melanjutkan atmosfer yang telah dibangun melalui Eternal Sunshine. Alih-alih mengejar lagu bertempo cepat yang berpotensi menjadi hit instan, Ariana memilih menghadirkan karya yang lebih fokus pada kedalaman emosi dan kekuatan cerita.
Album Petal tidak hanya menjadi kelanjutan dari karya sebelumnya, tetapi juga memperlihatkan sisi yang lebih dewasa dalam menyampaikan kisah cinta, patah hati, dan harapan untuk memulai lembaran baru. (Vina Mufiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....