Jakal Design Week Resmi Dibuka, Hadirkan Kolaborasi Kreatif di Jalan Kaliurang
- 21 Agt 2026 13:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Ajang Jakal Design Week (JDW) resmi dibuka pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 5 September 2026 ini menghadirkan perjalanan kreatif di sepanjang Jalan Kaliurang, Sleman.
JDW menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan intelektualitas, kreativitas, dan berbagai komunitas. Ajang ini sekaligus meneguhkan Jalan Kaliurang sebagai salah satu koridor kreatif yang dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh enam entitas kreatif di sepanjang Jalan Kaliurang, yakni Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Pulang ke Uttara, Agny, Buku Akik, Mypro Komunika, dan Suara Dewandaru.
Melalui kolaborasi antar ruang dan komunitas, JDW menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari ekshibisi, diskusi, pementasan, lokakarya, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Salah satu inisiator JDW, Alfatika Aunuriella Dini yang mewakili GIK UGM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif kolektif untuk mempertemukan berbagai bentuk creative hub yang berada di sepanjang Jalan Kaliurang.
Menurutnya, creative hub tidak hanya terbatas pada ruang-ruang yang secara khusus bergerak di bidang kreativitas, seperti institusi akademik atau galeri seni. Warung makan, kedai kopi, hingga usaha kecil di sepanjang Jalan Kaliurang juga dinilai memiliki potensi sebagai bagian dari ekosistem kreatif.
“Karena ternyata mereka memiliki banyak aktivasi dan kegiatan yang sebenarnya belum terpublikasikan dengan baik,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Ia berharap keberadaan JDW dapat membantu memperkenalkan berbagai aktivitas kreatif yang selama ini berlangsung di sepanjang Jalan Kaliurang. Kolaborasi tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi seluruh creative hub yang terlibat.

Sementara itu, inisiator JDW lainnya, Adityo Gayuh Laksono dari Agny mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi pelaku kreatif adalah kurangnya pengarsipan dan dokumentasi kegiatan. “Kadang-kadang kita bagus bikin sesuatu, tapi jelek mengarsipkan dan mendokumentasikan,” katanya.
Melalui JDW, pihaknya berupaya membangun basis data kegiatan kreatif di sepanjang Jalan Kaliurang. Dengan adanya dokumentasi tersebut, perkembangan ekosistem kreatif di kawasan itu dapat dipantau dari waktu ke waktu.
“Kalau kita sudah punya databasenya, kalau mereka setor kegiatannya berarti sudah kita arsipkan. Sehingga nanti per akhir tahun kita bisa bilang, tahun ini ada sekian ratus acara di sekian tempat di Jalan Kaliurang. Nah ini bisa melihat untuk tahun depan trennya bagaimana” ucapnya.
Rangkaian pembukaan JDW turut menghadirkan peluncuran JDW Digital Map sebagai panduan untuk menjelajahi seluruh program. Selain itu, terdapat exhibition preview deSINgn kolaborasi YYAF x ADGI, Opening Bookshop Party dari Jakal Bookshop Festival, serta sesi musik bersama Lana Prayana dan Timmy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....