Sidepony Kembali lewat Single "September", Tentang Komitmen dan Keberanian Memilih
- 15 Agt 2026 21:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogykarta - Grup musik trio asal Pontianak, Sidepony, resmi menandai kembalinya mereka ke kancah musik tanah air lewat single terbaru berjudul "September". “September” dirilis di bawah naungan label Enamempat Records pada Selasa 18 Agustus 2026 bersamaan dengan video liriknya.
Kehadiran "September" menjadi babak baru perjalanan musik Sidepony setelah lebih dari satu dekade berlalu sejak mereka merilis single "Melepas Senja". “September” di tulis oleh personil Sidepony, Arbian Octora (bass) dan Dian Gustiansyah (vokal) di atas komposer karya McAnderson (gitar).
Lagu ini mengisahkan sudut pandang seseorang yang telah melewati berbagai dinamika hidup hingga menyadari bahwa hubungan yang bertahan tidak pernah dibangun sendirian. Karya ini juga membawa pesan spiritual mendalam mengenai pentingnya landasan iman dalam sebuah hubungan.

"September berbicara tentang fase kehidupan yang lebih serius. Bukan lagi tentang mencari atau sekadar jatuh cinta, tetapi tentang membangun komitmen untuk menjalani hidup Bersama. Di lagu ini kami juga ingin menyampaikan bahwa setiap hubungan yang ingin bertahan selamanya membutuhkan penyertaan Tuhan sebagai pondasi utama. Pada akhirnya, cinta bukan hanya tentang dua manusia, tetapi juga tentang bagaimana Tuhan merestui dan menuntun perjalanan mereka," ujar vokalis Sidepony, Dian Gustiansyah, dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Sabtu 15 Agustus 2026.
Proses produksi "September" memakan waktu yang cukup panjang McAnderson memegang kendali penuh pada proses produksi, rekaman, hingga mixing. Sementara proses mastering ditangani oleh Gita Roni Chandra, perilisan ini juga mencatat eksperimen baru bagi diskografi Sidepony dengan hadirnya isian keyboard dari Wendy Alfred Samantha serta penggunaan drum sampling.

Bagi sang bassis, Arbian Octora, lagu ini terasa bagai cermin yang memantulkan perjalanan grup mereka sendiri. ‘'September'” berbicara tentang perjalanan panjang sebelum akhirnya menemukan seseorang yang pantas diperjuangkan.
“Kalau dipikir-pikir, rasanya mirip dengan perjalanan Sidepony sendiri. Kami sudah melewati banyak fase, banyak perubahan, hingga akhirnya kembali berkarya dengan cerita yang lebih dewasa. Lagu ini bukan tentang kembali ke masa lalu, tetapi tentang melanjutkan perjalanan," ungkap Arbian.
Mendekati dua dekade berkarya, Sidepony tetap mempertahankan identitas musik tersebut sembari membawa narasi cerita yang kian matang. Setelah ini Sidepony dijadwalkan menggelar intimate listening session bertajuk "Jamuan September" yang melibatkan insan media, komunitas, dan para pendengar setia. (Vina Mufiana)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....