Semangat Kemerdekaan Menguatkan Guyub Warga Perumahan Rejosari
- 09 Agt 2026 06:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan warga Perumahan Rejosari, Jalan Kaliurang Km 10, RT 006/RW 043, Ngalangan, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski hanya dihuni sekitar 12 Kepala Keluarga (KK), warga setempat tetap kompak menggelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan suasana kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Berbagai perlombaan digelar dengan melibatkan tiga kategori peserta, yakni anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak. Sejumlah lomba yang diadakan antara lain makan kerupuk, meniup bola di air, memindahkan air menggunakan plastik, serta memasukkan sumpit ke dalam botol. Perlombaan berlangsung meriah karena seluruh warga turut ambil bagian dan memberikan dukungan kepada peserta yang bertanding.
Ketua Perumahan Rejosari, Supriyanto, mengatakan kegiatan perlombaan 17 Agustus tidak hanya dimaksudkan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, khususnya bagi anak-anak. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan kembali makna kemerdekaan sekaligus mengajarkan pentingnya kebersamaan sejak dini. “Kegiatan ini untuk memperingati kemerdekaan, menunjukkan rasa nasionalisme kepada warga dan anak-anak, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya kemerdekaan,” ujarnya.

Supriyanto menambahkan, kegiatan tahunan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan di antara warga Perumahan Rejosari. Ia menyebut jumlah warga yang tidak terlalu banyak justru membuat interaksi dan kebersamaan antaranggota keluarga semakin mudah dibangun. “Meskipun hanya sekitar 12 KK, seluruh warga kami libatkan agar bisa berkumpul, bersosialisasi, dan semakin erat persaudaraannya,” ucapnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika perlombaan memasuki jeda. Warga memanfaatkan waktu istirahat dengan menikmati hidangan bakso bersama-sama. Momen sederhana tersebut menjadi bagian yang tidak kalah penting dari rangkaian kegiatan karena warga dapat bercengkerama dan menikmati suasana kekeluargaan tanpa memandang usia maupun kategori peserta lomba. Bagi anak-anak, perlombaan 17 Agustus menjadi kegiatan yang selalu dinantikan setiap memasuki bulan kemerdekaan.
Aisyah, salah satu anak warga Perumahan Rejosari, mengaku senang dapat mengikuti berbagai perlombaan bersama teman-temannya. Ia juga berharap bisa menjadi juara dan membawa pulang hadiah yang telah disiapkan panitia. “Setiap masuk bulan Agustus, saya dan teman-teman selalu menunggu momen seperti ini. Lomba 17-an sangat seru dan kami juga menanti hadiahnya,” katanya.

Kegiatan perlombaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat terkecil. Dengan jumlah warga yang relatif sedikit, Perumahan Rejosari mampu menjaga tradisi kebersamaan melalui kegiatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tahunan ini diharapkan terus menjadi sarana memperkuat kerukunan, persaudaraan, dan semangat gotong royong warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....