Harusnya Horor Tawarkan Tawa Segar lewat Kisah Fantasi Unik Indonesia
- 09 Agt 2026 06:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya baru melalui film Harusnya Horor yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Film bergenre komedi fantasi ini menjadi debut Reza Oktovian atau Reza Arap sebagai sutradara sekaligus pemeran utama. Mengusung konsep yang berbeda dari film horor pada umumnya, karya ini menawarkan perpaduan humor, fantasi, dan sentuhan emosional dalam satu cerita.
Alih-alih menghadirkan teror yang dipenuhi adegan jumpscare, Harusnya Horor mengisahkan seorang arwah wibu yang tidak menyeramkan, tetapi harus memenuhi syarat dari Raja Setan agar dapat menamatkan anime favoritnya. Syarat tersebut mengharuskannya membuat 100 ribu orang merasa ketakutan. Karena tidak memiliki sosok yang menakutkan, ia kemudian bekerja sama dengan seorang YouTuber pemburu konten horor viral untuk membuat siaran penelusuran yang justru dipenuhi berbagai kejadian lucu. "Kami ingin menghadirkan horor yang bisa dinikmati dengan cara berbeda, bukan hanya membuat penonton takut, tetapi juga tertawa sepanjang film," ujarnya.
Film produksi EssJay Pictures ini turut dibintangi mendiang Lula Lahfah bersama sejumlah kreator digital dan aktor, di antaranya Marapthon Tierison, Bravy King, Aloy, Garry Ang, Yukatheo, Niko Junius, Ibot, Tepe, Malka Rafasya, hingga Marcellos. Kehadiran Lula Lahfah menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena film ini menjadi salah satu karya yang meninggalkan kenangan bagi para penggemarnya.
Antusiasme penonton mulai terlihat sejak penayangan perdana. Sejumlah penonton mengaku terkejut dengan perpaduan unsur komedi, fantasi, dan emosi yang dihadirkan sepanjang cerita. Tidak sedikit yang menilai film tersebut mampu membangkitkan nostalgia terhadap konten-konten kreator digital yang pernah populer beberapa tahun lalu.
Salah seorang penonton mengaku menikmati pengalaman menonton yang berbeda dari film horor pada umumnya. Menurutnya, Harusnya Horor berhasil menghadirkan berbagai emosi dalam satu alur cerita yang ringan namun tetap berkesan. "Jujur campur aduk rasanya, ada senang, sedih, sampai nostalgia dengan konten-konten maraton dulu. Film ini bikin ketawa, tapi juga ada momen yang menyentuh," katanya.
Perpaduan humor khas para kreator digital, unsur fantasi, serta cerita persahabatan menjadikan Harusnya Horor memiliki identitas yang berbeda dibandingkan film horor Indonesia pada umumnya. Selain menyajikan hiburan, film ini juga menghadirkan pesan tentang perjuangan, kerja sama, dan pentingnya menghargai setiap momen bersama orang-orang terdekat.
Film Harusnya Horor dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Dengan konsep cerita yang segar, jajaran pemain yang dikenal luas di kalangan generasi muda, serta sentuhan komedi yang dipadukan dengan elemen fantasi, film ini diprediksi menjadi salah satu karya perfilman Indonesia yang paling dinantikan pada tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....