Idgitaf Rilis Album Kedua Bertema Perjalanan Cinta

  • 02 Jun 2026 09:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penyanyi dan penulis lagu Idgitaf resmi merilis album penuh keduanya bertajuk Berusaha di Bawah Hujan pada 15 Mei 2026. Album yang berisi 12 lagu tersebut menjadi penanda fase baru dalam perjalanan musik perempuan bernama asli Gita Savitri itu. Berbeda dari karya-karya sebelumnya yang banyak mengangkat tema kesehatan mental dan penerimaan diri, album kali ini lebih menyoroti pengalaman cinta yang personal dan reflektif.

Setelah memperkenalkan sejumlah single sejak Oktober 2025, Idgitaf akhirnya merangkai keseluruhan cerita dalam album Berusaha di Bawah Hujan. Album tersebut menawarkan warna musik yang lebih segar melalui perpaduan unsur country dan pop hangat yang menjadi ciri khasnya. Nuansa tersebut dapat ditemukan dalam sejumlah lagu seperti “Sedia Aku Sebelum Hujan” dan “Mungkin di Depan Buram” yang menjadi bagian penting dari narasi album.

Gita mengungkapkan bahwa album ini lahir dari pengalaman jatuh cinta yang memberinya banyak perspektif baru dalam kehidupan maupun proses kreatif bermusik. “Album ini lahir dari pengalaman jatuh cinta yang terasa begitu baru buat aku, sampai rasanya kata-kata saja tidak cukup untuk menjelaskan semuanya. Karena itu aku merasa harus menuliskannya lewat musik,” ujarnya.

Dengan nuansa country-pop yang hangat, Idgitaf membuka babak baru lewat album Berusaha di Bawah Hujan. Sebuah perjalanan tentang cinta, harapan, dan keberanian untuk terus berusaha. (Foto: Istimewa)

Lebih dari sekadar menceritakan kisah romantis, Berusaha di Bawah Hujan menggambarkan perjalanan emosional yang terbagi dalam empat fase. Mulai dari menemukan cinta yang terasa menyembuhkan, menikmati kebahagiaan bersama pasangan, menghadapi konflik dan keraguan, hingga belajar menerima serta bertahan menghadapi berbagai tantangan dalam hubungan. Konsep tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh lagu dalam album.

Proses pengerjaan album berlangsung sejak Februari 2025 hingga April 2026 dengan melibatkan sejumlah produser, antara lain Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, dan Luthfi Adianto. Album ini juga menghadirkan dua kolaborasi spesial, yakni bersama Hindia atau Baskara Putra dalam lagu “Masih Ada Cahaya” serta Dere dalam lagu “Setengah Langit”.

Lagu “Masih Ada Cahaya” menjadi salah satu karya yang paling personal bagi Idgitaf. Lagu tersebut mengisahkan upaya memahami masa lalu pasangan dan menerima berbagai pengalaman yang membentuk dirinya saat ini. Sementara itu, “Setengah Langit” yang ditulis bersama Dere menghadirkan refleksi mengenai perempuan dan cara mereka memaknai kebahagiaan di tengah beragam ekspektasi sosial yang berkembang di masyarakat.

Untuk merayakan perilisan album, Idgitaf menggelar acara Berusaha di Bawah Hujan (Immersive Album Experience) di Teater Salihara, Jakarta Selatan. Acara tersebut menghadirkan pengalaman musik yang memadukan elemen audio, visual, dan ruang interaktif melalui sesi mendengarkan album, penampilan akustik, sound bath, hingga sesi tanda tangan CD. “Album ini mengisahkan sebuah journey, a work in progress. Bukan untuk memberikan jawaban, tapi menjadi teman seperjalanan. Aku ingin orang-orang melihat bahwa album ini adalah tentang berusaha,” kata Gita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....