Tanamkan Pendidikan Berbasis Budaya, Ratusan Pelajar di Yogyakarta Nonton Bareng
- 06 Mei 2026 08:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta--Ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA memenuhi Ballroom Ramayana Ballet Purawisata, Jl. Brigjend Katamso (Ireda) Yogyakarta Selasa 5 Mei 2026 untuk menyaksikan pertunjukan legendaris Sendratari Ramayana. Acara nonton bareng (nobar) ini diselenggarakan sebagai upaya nyata mengenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada generasi muda sejak dini.
Kepala Bidang Pembinaan SMA, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY Tukiman, S.Pd., M.T. yang hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa pendidikan berbasis budaya adalah pondasi penting bagi karakter siswa. Menurutnya, mengenalkan kesenian kepada anak didik bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab kolektif.
"Pendidikan berbasis budaya harus selalu dikenalkan kepada anak didik. Ini menjadi tugas kita semua—para pendidik, guru, hingga orang tua—agar anak-anak kita mengenal dan mencintai seni budaya yang ada di Yogyakarta," ujar Tukiman.
Pengalaman menyaksikan langsung gerak tari dan musik gamelan memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Devan setiawan, salah satu murid kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, mengungkapkan kegembiraannya bisa melihat pertunjukan tersebut secara langsung.
Evan mengaku sangat senang karena biasanya hanya mendengar cerita atau melihat cuplikan di media sosial, namun kali ini bisa merasakan atmosfer pertunjukan yang megah secara nyata.
Juliani Br. Ginting Executive Assistant Manager Mandira Baruga menjelaskan bahwa agenda nonton bareng ini memang dirancang khusus untuk menyasar segmen pelajar. Tujuannya jelas untuk mendekatkan nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta kepada pemilik masa depan.
"Kami ingin para pelajar semakin tahu dan merasa dekat dengan budaya yang ada di Yogyakarta. Dengan begini, kekayaan budaya kita tidak akan hilang atau luntur tergerus zaman," kata Ginting.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....