Dinas Kebudayaan DIY Gelar Gala Premiere Jogja Film Pitch and Fund
- 08 Apr 2026 20:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.co.id, Yogyakarta - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta gelar Gala Premiere jogja film pitch and fund 2025 yang bertempat di Gedung Militaire Sociëteit - Taman Budaya Yogyakarta Rabu, 8 April 2026. Gala Premiere ini merupakan rangkaian terakhir dalam Kompetisi Jogja film pitch and fund yang diselenggarakan oleh DInas Kebudayaan pada tahun 2025.
Terdapat 3 film yang diputar dalam kesempatan ini, dengan 3 genre yang berbeda. Hadir pula ketiga sutradara dan berdiskusi bersama dengan penonton setelah sesi pemutaran selesai.
Ketiga film yang ditayangkan merupakan pemenang dari ajang Jogja Film Pitch and Fund, program pendanaan film pendek dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan). Pendanaan film pendek ini bersumber dari Dana Keistimewaan yang memiliki misi mendukung sineas Yogyakarta untuk berkembang dalam industri kreatif khususnya film.

Film pertama yang diputar Lidah Api karya Sutradara Bani Nasution yang bercerita tentang Slamet, seorang tukang bangunan yang ditugaskan untuk membongkar rumah masa kecilnya. Dikemas dengan genre horror, Lidah api sukses membuat penonton takjub dengan adegan yang ditampilkan.
Film kedua berjudul Rumah Duka karya sutradara Riza Pahlevi yang bercerita tentang Aji yang berjuang untuk memenuhi syarat calon mertuanya untuk memiliki rumah sebelum menikah. Dikemas dengan nuansa drama keluarga yang sangat dekat dengan penonton, film ini sukses membuat sebagian penonton menitikkan air mata karena merasa dalam keadaan yang sama.
Film Ketiga yang tayang dalam kesempatan kali ini adalah Discordia karya sutradara Padly Dery Prananda, yang menceritakan tentang dua musisi Punk menjalani kehidupan yang sederhana namun penuh kesadaran. Film Dokumenter Discordia sukses membuat penonton terbuka tentang ideologi Punk.
Pada pembukaan Kelik Sri Nugroho selaku perwakilan tim supervisor mengharapkan bahwa ketiga film yang diputar akan menorehkan prestasi gemilang di nasional dan internasional. Antusias penonton sangat terasa ketika film diputar hingga sesi diskusi.
Melalui film Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) berkomitmen untuk tetap mendukung insan perfilman Yogyakarta. bukan hanya mendukung tetapi juga memperhatikan kualitas dari seluruh lini perfilman yogyakarta. (Jordan Oloan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....