Sabin Pasar Rasa 2026: Menilik Harmoni Gaya Hidup Mindful di Sleman

  • 08 Apr 2026 13:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Di tengah dinamika dunia yang kian cepat, konsep hidup berkesadaran atau mindful living semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Hal ini tercermin dalam kesuksesan gelaran Sabin Pasar Rasa 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 April 2026.

Bertempat di Sabin by Seken Living, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, festival ini hadir bukan sekadar sebagai pasar biasa, melainkan sebuah ruang terbuka yang mengajak pengunjung untuk berhenti sejenak dan kembali terhubung dengan diri sendiri serta alam sekitar.

Rangkaian acara dibuka dengan tema "Rasa dan Rupa". Pembukaan ini ditandai dengan peluncuran paviliun yang artistik, hasil kolaborasi dekorasi penuh makna dari tim Heart Party Decor.

Tak hanya soal visual, dimensi intelektual juga dihadirkan melalui sesi Rasa Talks. Dalam diskusi ini, Kak Cinta sebagai narasumber membedah filosofi tentang cara merangkai rasa dan merawat karya. Ia menekankan pentingnya kesadaran penuh dalam setiap proses kreatif agar karya yang dihasilkan memiliki "jiwa".

Memasuki hari kedua, suasana semakin intim dengan agenda Genduri Sore. Mas Thomas, perwakilan dari Sabin dan Seco, berbagi cerita mengenai filosofi di balik terciptanya ekosistem ruang yang harmonis di Sabin by Seken Living.

"Kami berharap setiap langkah yang datang ke sini dapat membawa pulang rasa hangat dari ruang pertemuan yang ada. Terima kasih untuk semua yang telah menjadi bagian dari perjalanan rasa ini," ujar Thomas di sela-sela acara.

Aspek kesehatan mental dan fisik juga menjadi sorotan melalui kegiatan Rasa Wellness. Di sini, para peserta diajak melakukan olah napas dan meditasi suara, menciptakan jeda tenang di tengah hiruk-pikuk aktivitas luar ruang.

Hari penutup yang mengusung tema "Pasar dan Jiwa" menjadi puncak kunjungan massa. Kendati ramai, panitia tetap mengedepankan kenyamanan dan pengendalian kerumunan yang tertib.

Momen Rasa Garden Soiree memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati hidangan di ruang terbuka, ditemani oleh alunan musik dari DJ serta pertunjukan tari tradisional yang menyatukan unsur modernitas dan akar budaya. Festival pun ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung.

Sebagai bentuk nyata dari nilai mindfulness, usai acara resmi ditutup, seluruh tim internal segera melakukan proses bongkar area dan pembersihan lokasi. Langkah ini diambil guna memastikan lingkungan Sabin by Seken Living kembali bersih dan asri seperti semula.

Keberhasilan Sabin Pasar Rasa 2026 menjadi bukti bahwa ruang-ruang pertemuan yang mengedepankan kualitas hubungan manusia, makanan, dan alam kian menjadi kebutuhan esensial bagi masyarakat modern saat ini. (Ajeng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....