The Troublemaker Rilis Delirium Angkat Isu Mental

  • 06 Apr 2026 10:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Band punk asal Yogyakarta The Troublemaker, resmi merilis single terbaru berjudul “Delirium” pada Rabu, 8 April 2026. Lagu ini mengangkat isu kesehatan mental yang kini semakin mendapat perhatian luas, terutama di kalangan generasi muda yang rentan terhadap tekanan emosional.

Dalam keterangan resminya, The Troublemaker menyebut “Delirium” sebagai representasi dari perasaan yang sering kali hadir namun sulit untuk diungkapkan secara verbal. Lagu ini menjadi medium bagi band tersebut untuk menyampaikan emosi yang terpendam melalui pendekatan musik yang intens dan berenergi. “Kami ingin ‘Delirium’ menjadi suara bagi mereka yang merasa tidak didengar, yang menyimpan banyak hal dalam diam,” ujar salah satu personel The Troublemaker. Ia menambahkan bahwa musik punk dipilih karena mampu menyampaikan pesan secara jujur dan tanpa kompromi.

Fenomena meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental, baik di Indonesia maupun secara global, menjadi latar belakang utama lahirnya lagu ini. The Troublemaker melihat masih banyak individu yang menghadapi tekanan psikologis, tetapi belum memiliki ruang aman untuk mengekspresikan diri. “Kesehatan mental bukan lagi isu pinggiran, tapi kenyataan yang dihadapi banyak orang setiap hari,” katanya. Menurut mereka, musik dapat menjadi salah satu sarana alternatif untuk membuka percakapan tentang hal tersebut.

Berbeda dengan pendekatan yang cenderung lembut dalam mengangkat isu serupa, The Troublemaker memilih gaya penyampaian yang lebih lugas, keras, dan energik. Karakter musik punk yang mereka usung dinilai mampu menjangkau pendengar yang membutuhkan ekspresi yang lebih tegas dan langsung.

Single “Delirium” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube. Lagu ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus pelepas emosi bagi para pendengarnya.

Melalui perilisan ini, The Troublemaker menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan karya yang tidak hanya berfokus pada musik semata, tetapi juga membawa isu sosial yang relevan dan dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....