Perjalanan Feti Nurhidayah Mencintai Seni Kethoprak
- 20 Feb 2026 09:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tak kenal maka tak sayang, Kalimat yang sering terdengar dalam pergaulan. Demikian pula yang dialami oleh Feti Nurhidayah, perempuan mungil kelahiran Seyegan tahun 1995 ini. Dalam dunia seni peran (Kethoprak) memang boleh dibilang baru, meski ternyata kemampuan beraktingnya sudah tidak disangsikan lagi.
"Saya mulai mengenal kethoprak memang sejak kecil, akan tetapi ikut terlibat main di dalamnya baru kira kira setahun yang lalu, ketika kampung kami mengadakan latihan persiapan untuk pentas peringatan Hari kemerdekaan RI , tahun 2025. Pada awalnya ya canggung, tapi setelah berbaur bersama teman teman pemain lainnya ya akhirnya jadi terbiasa dan terasa asyik juga," ucap istri Prihantono ini dengan lugu.
Feti pun mengakui dirinya tidak percaya ketika awal menekuni dunia peran dalam kesenian kethoprak. “Saya tadinya minder, apalagi akan berproses dalam sebuah karya yang memang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Namun ternyata semua jauh dari yang saya bayangkan. Proses itu sangat menyenangkan. Memang terasa lelah, tetapi semua itu tergantikan oleh ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan,” kata dia.
Salah satu kunci keberhasilan Feti Nurhidayah akhirnya mampu menyelami kesenian kethoprak dengan baik adalah berkat bantuan teman sejawat di dunia kethoprak.
“Teman-teman yang lain sangat terbuka dan mau merangkul kami yang masih nol, belum tahu apa apa ini. Apalagi disitu langsung diarahkan oleh Pak Giman (panggilan akrab Sugiman Dwi Nurseto, red),” ucapnya.
Lebih lanjut Feti menambahkan, sosok Sugiman menjadi seniman senior yang sudah berpengalaman dan banyak prestasi tetapi tetap sabar ketika mengajari dirinya ilmu berkesenian kethoprak.
“Bahkan seringkali mengajak kami untuk bercanda sehingga waktu 2 hari dipenuhi suasana cair penuh rasa keakraban. Demikian juga para kru dan pemain lainnya,” ujar perempuan manis ibu dari Afitania Nurvida Wulandari ini.
Kemampuan itulah yang menarik Purwanto untuk mengajaknya bergabung di Kembang teater Kapanewon Seyegan. "Dia memang baru dalam mengenal kethoprak, tetapi ternyata mempunyai potensi yang cukup , makanya saya tawari untuk ikut terlibat dalam pembuatan Sinema kethoprak " KIDUNG KASETYAN " bersama teman teman Kapanewon Seyegan," ujar Purwanto selaku Ketua Kembang Teater menambahkan.
Sementara itu, Dicky Dwi Nurseto, sutradara kethoprak, ketika ditemui ditempat terpisah juga mengungkapkan Feti memang mempunyai kemampuan akting yang sangat baik. “Itu tampak saat proses pengambilan gambar, setiap adegan dia lakukan dengan penuh penghayatan dan total, jadi saya dan Mas Win (Catur Wintarso) dan kru yang lain senang,” ucap dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....