Kuliner Tradisional Angkat Pamor Pasar Ngasem Yogyakarta
- 27 Jan 2026 00:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pasar Ngasem Yogyakarta yang dulunya merupakan pasar hewan telah bertransformasi sejak tahun 2010. Setelah melakukan relokasi seluruh pedagang satwa, sekarang berhasil merubah image menjadi surga kuliner tradisional di tengah Kota Yogyakarta.
Popularitas Pasar Ngasem kian meningkat setelah beberapa kali viral di media sosial. Letaknya yang berdekatan dengan kawasan wisata Taman Sari serta Alun Alun turut mendongkrak jumlah kunjungan. Dari pagi hingga siang hari pengunjung terus berdatangan, bahkan di sejumlah titik hingga berdesakan.
Daya tarik utama dari Pasar Ngasem terletak di deretan kulinernya yang memiliki harga terjangkau. Terdapat penjual berbagai macam makanan berat, seperti Warung Makan Bu Sirep yang menjajakan aneka lauk, sayur dan nasi. Namun yang paling terkenal dan diburu pengunjung adalah sate Maranggi
“Kalau nasi rames itu langsung ambil udah ready, biasanya sate itu udah tersedia di kasir. Tapi kalau udah agak siang gini emang udah agak mengantri, estimasi 20 menit,” ujar Ratna, pegawai di Warung Makan Bu Sirep. Ia juga menyarankan untuk datang lebih pagi untuk menghindari antrian.
Selain makanan berat, terdapat minuman tradisional khas Yogyakarta yang jarang ditemui di tempat lain seperti Wedang Sendang Ayu Bu Marsuwe. Menyajikan beberapa minuman yang berempah seperti wedang sendang ayu, ambyar dan teh jahe sereh yang dapat menghangatkan badan.
Terdapat pula jajanan tradisional seperti Carabikang Bu Kristi, yang menawarkan carabikang dengan berbagai rasa seperti original, coklat hingga doger. Tidak jauh dari warung Bu Kristi, terdapat salah satu jajanan legendaris di Pasar Ngasem, yakni Apem Beras Bu Wanti.
Setiap apemnya dibanderol hanya Rp 3.500, rasanya yang manis dan gurih membuat banyak pengunjung rela antre sejak pagi untuk mencicipinya.
Usai membeli makanan, pengunjung dapat bersantai di sejumlah gazebo yang tersedia, menikmati sajian kuliner sembari melihat aktifitas Pasar Ngasem. Ketika gazebo penuh, Plaza Ngasem dengan undak-undakan batu dan pepohonan disekitarnya menjadi alternatif tempat bersantap yang nyaman.
Jika ingin lebih menikmati kuliner Pasar Ngasem, sebaiknya datang lebih pagi, antara pukul 06.00–06.30 WIB. Dengan tiba lebih awal, dapat menghindari antre panjang dan berdesakan yang biasanya terjadi menjelang siang hari. (aryasena)