Montir Otodidak Asal Purbalingga Bertahan Rawat Mobil Lawas

  • 21 Jan 2026 19:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID – Sleman - Namanya Lasdiman (66), seorang montir bengkel mobil asal Purbalingga. Pria yang telah terbilang uzur ini menekuni dunia perbengkelan selama lebih dari empat dekade.

Keahliannya terbentuk dari pengalaman panjang sejak pertama kali masuk bengkel pada 1981, khususnya di bidang pembuatan bodi kendaraan. Dengan latar belakang pendidikan sederhana, Lasdiman membuktikan bahwa keterampilan dapat diasah melalui ketekunan dan jam terbang tinggi.

Pada awal kariernya, Lasdiman menangani pembuatan bodi kendaraan selama lima tahun. Setelah itu, ia dipercaya berpindah ke bagian kaca kendaraan, mulai dari pemotongan hingga pemasangan kaca pada mobil. Pengalaman tersebut memperkaya pemahamannya tentang konstruksi kendaraan secara menyeluruh.

Setelah menguasai bagian kaca, Lasdiman kembali dipindahkan ke sejumlah bagian lain hingga akhirnya fokus pada mesin mobil. Meski mampu menangani perbaikan ringan sepeda motor milik pribadi, ia mengaku lebih memusatkan keahliannya pada mobil. “Yang utama memang mobil, motor hanya kalau punya sendiri,” ujarnya.

Lasdiman dikenal kerap menangani mobil-mobil tua yang memerlukan kesabaran dan kreativitas lebih. Menurutnya, keterbatasan suku cadang sering menjadi tantangan utama. Namun, ia berupaya mencari solusi agar kendaraan tetap dapat digunakan tanpa harus selalu membeli komponen baru yang mahal. “Kita kasihan pemilik mobil tua, barangnya sudah tidak ada, tapi mobil harus tetap jalan,” katanya.

Bengkel Lasdiman yang berbasis di Purbalingga juga melayani panggilan ke luar kota. Ia menyesuaikan pengerjaan dengan kebutuhan pemilik kendaraan, termasuk dalam pengadaan suku cadang yang biasanya dibeli langsung oleh pemilik mobil. Fleksibilitas tersebut membuat jasanya banyak dicari, terutama oleh pemilik mobil lawas.

Salah satu pelanggannya Yadi, mengaku mempercayakan perawatan mobil tuanya kepada Lasdiman meski harus menunggu jadwal. “Kalau mobil tua saya bermasalah, saya panggil Pak Lasdiman karena sudah percaya, dan beliau selalu mengakali agar tidak perlu beli sparepart baru,” ucapnya.

Ke depan, Lasdiman tidak muluk-muluk dalam berharap. Ia ingin tetap bekerja dengan tenang dan membuat para pemilik kendaraan merasa puas. Baginya, kepuasan pelanggan adalah tujuan utama dari setiap pekerjaan yang ia lakukan. “Yang penting kita sering bersama, yang punya mobil puas, dan mobilnya bisa jalan,” katanya.

Rekomendasi Berita