Kerajinan Serabut Kelapa Bantul Laris Manis di Bantul Creative Expo 2026

  • 04 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kerajinan serabut kelapa dan aromaterapi asal Wijirejo, Bantul, menjadi salah satu daya Tarik pengunjung dalam event Bantul Creative Expo (BCE) yang berlangsung hingga 9 Agustus mendatang. Produk olahan tangan warga local ini mencuri perhatian wisatawan maupun anak muda yang datang berkunjung ke acara tersebut.

Pemilik usaha, Masda Yevi, mengungkapkan usaha kerajinan yang ia rintis bersama suami sejak tahun 2000 an ini bermula dari ketertarikan pada keunikan bahan serabut kelapa. “Yang unik, biar dapat oleh-oleh asli Jogja, kan enggak ada yang membuat,” ujarnya.

Masda Yevi menjelaskan bahan baku serabut kelapa didatangkan langsung dari Garut dan diolah menjadi produk aromaterapi non-alkohol yang aman digunakan di kendaraan maupun rumah. Meski harga bahan baku terus mengalami kenaikan, ia memilih tidak menaikan harga jual demi menjaga kepercayaan pelanggan.

Usaha kerajinan ini sempat menembus pasar ekspor sebelum akhirnya terhenti akibat pandemic Covid-19. Kini, melalui ajang pameran seperti BCE, Masda Yevi mangaku mulai bangkit kembali dan berharap bisa memperluas jangkauan pasar produknya.

Selama dua hari pelaksanaan expo, penjualan mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Masda Yevi menyebut momentum pameran seperti ini sangat membantu mendorong promosi sekaligus penjualan produk kerajinan lokal Bantul.

Salah satu pengunjung, Tari (23), mengaku tertarik dengan produk kerajinan tangan yang dijual di stan tersebut dan menilai acara semacam ini penting tidak hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga membantu UMKM kecil untuk lebih dikenal masyarakat luas. “Ada rencana mau beli batik karena batik di sini khas banget dan pembuatannya alami,” katanya.

Antusiasme pengunjung terhadap produk kerajinan local ini menunjukkan semangat positif pelaku UMKM Bantul dalam bangkit pasca pandemi, sekaligus menjadi bukti nyata manfaat ajang pameran seperti Bantul Creative Expo bagi pelaku usaha kecil di daerah. (Hendrawan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....