Gemulung Batik Art, Produsen Batik Khas Gunungkidul
- 29 Jul 2026 09:53 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sektor industri batik di Gunungkidul menjadi bagian dari pelestarian budaya, sekaligus sumber penghasilan masyarakat, terutama para perajin. Wakil Ketua DPRD DIY Imam Taufik menyampaikan hal ini, saat mengunjungi Kelompok Gemulung Batik Art di Kalurahan Ngeposari Semanu.
Imam menilai, Kelompok Gemulung Batik Art punya potensi yang baik untuk berkembang. Namun, ke depan perlu melakukan kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Pariwisata.
”Agar pembinaan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga ke tahap pemasaran dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan,” katanya, Rabu, 29 Juli 2026. ”Terutama agar batik khas Gunungkidul mampu bersaing di pasat yang lebih luas.”
Menurut Imam Taufik, batik yang diproduksi masyarakat Ngeposari punya kualitas yang layak dipasarkan secara luas ke berbagai daerah di Indonesia. Agar produk mereka, tidak hanya dipasarkan di wilayah Gunungkidul saja.
Kelompok Gemulung Batik Art di Ngeposari Semanu, beranggotakan 14 perajin yang semuanya perempuan. Sri Utami sebagai Ketua Kelompok menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD DIY terhadap pengembangan UMKM batik di wilayahnya.
Saat ini, pihaknya butuh dukungan berupa bantuan mesin jahit, dan bahan baku kain, untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan. Karena saat mengikuti pameran, pengunjung lebih banyak mencari produk batik yang sudah siap pakai.
”Produksi batik di tempat kami masih skala rumahan,” ucapnya. ”Kami butuh dukungan nyata dari pemerintah dan berbagai pihak, agar kapasitas produksi dan pangsa pasar meningkat.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....