Perdana di Luar Jakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X Buka Inacraft Festival di JEC

  • 15 Jul 2026 17:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, secara resmi membuka gelaran Inacraft Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, pada Rabu, 15 Juli 2026. Pameran kerajinan tangan berskala nasional ini mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar ibu kota Jakarta.

Dalam sambutannya, Sri Sultan berharap pameran ini menjadi momentum penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menembus pasar global. Beliau menyoroti tingginya nilai keunikan serta daya saing produk kerajinan khas Yogyakarta di kancah internasional.

"Kerajinan Yogyakarta dengan kekayaan motif batik, ukir, gerabah, dan perak, memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh daerah lain," ujar Sri Sultan.

Ia menambahkan bahwa wadah kolaborasi strategis seperti Inacraft diharapkan mampu membangun jembatan promosi yang kokoh guna memperkenalkan kekayaan budaya nusantara secara berkelanjutan, bukan sekadar pameran musiman biasa.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI) Muchsin Ridjan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Road to Inacraft di Yogyakarta ini merupakan jawaban langsung atas aspirasi para perajin daerah.

Selama ini, keterbatasan biaya akomodasi dan logistik kerap menjadi kendala utama bagi perajin kecil di daerah untuk ikut serta dalam pameran utama Inacraft yang rutin digelar di Jakarta.

"Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan kesempatan yang lebih terjangkau bagi para perajin daerah agar produk berkualitas ekspor mereka tetap mendapatkan panggung yang layak," kata Muchsin.

Mengusung tema utama "Aku Mencintai Produk Indonesia", pameran yang akan berlangsung hingga Minggu, 19 Juli 2026 mendatang ini diikuti oleh berbagai UMKM lintas pulau. Selain menampilkan produk unggulan Yogyakarta, stan pameran juga diramaikan oleh para perajin dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra (seperti Medan dan Palembang), Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Papua.

Ajang bergengsi ini juga menarik perhatian internasional dengan dihadiri oleh sejumlah perwakilan negara sahabat dari benua Asia. Setelah Yogyakarta, ASEPHI berencana melanjutkan ekspansi format pameran serupa ke beberapa kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Makassar pada November mendatang, yang kemudian disusul oleh Balikpapan dan Medan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....