Media Digital dan Kolaborasi Jadi Kunci UMKM Yogyakarta Menembus Pasar Lebih Luas

  • 23 Jun 2026 06:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Media digital dan kolaborasi menjadi kunci bagi UMKM Yogyakarta untuk menembus pasar yang lebih luas. Gagasan tersebut mengemuka dalam dialog UMKM Santai Siang Pro2 Jogja pada Senin, 22 Juni 2026, yang menghadirkan pelaku pendampingan usaha dan praktisi digital di Yogyakarta.

Direktur Kita Digital Kreatif, Firman Syah, serta Founder Bahana UMKM Bergerak Sleman, Tetra Budiarto berbagi pengalaman mendampingi pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pemasaran digital. Firman mengatakan pihaknya selama ini lebih banyak menangani kebutuhan korporasi, tetapi kini ia juga mulai menangani sektor UMKM yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.

Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM di Yogyakarta berjuang secara mandiri, yang kemudian mendorong lahirnya berbagai gagasan kolaboratif untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas bisnis. "Sudah beberapa waktu terakhir saya sering berdiskusi dengan Mas Tetra. Kami ingin membangun sesuatu yang benar-benar bermanfaat bagi UMKM, yaitu UMKM naik kelas,” kata Firman.

Ia menuturkan pengalaman mendampingi kelompok UMKM desa melalui program pemberdayaan perempuan. Dalam kegiatan tersebut, banyak pelaku usaha yang masih kesulitan menggunakan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produknya.

Pendampingan yang diberikan dimulai dari hal-hal mendasar, seperti teknik memotret produk menggunakan ponsel hingga cara mengunggah konten ke media sosial. Firman menjelaskan tantangan terbesar bukan terletak pada keterbatasan alat, tetapi justru berada pada pola pikir yang menganggap promosi digital membutuhkan perangkat mahal dan rumit.

“Banyak yang berpikir hasil bagus harus menggunakan kamera mahal. Padahal kreativitas dan kemampuan mengolah konten jauh lebih menentukan,” ujarnya.

Ia menambahkan perkembangan teknologi saat ini justru membuka peluang yang semakin luas bagi UMKM. Berbagai fitur digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence, dapat dimanfaatkan untuk memperkuat promosi produk dengan biaya yang relatif terjangkau.

Sementara itu, Tetra Budiarto menegaskan bahwa kemajuan UMKM membutuhkan dukungan banyak pihak. Karena itu, Bahana UMKM Bergerak Sleman terus membangun sinergi dengan berbagai komunitas, mentor, dan praktisi untuk memperluas manfaat bagi pelaku usaha.

Salah satu program yang sedang disiapkan adalah podcast UMKM hasil kolaborasi dengan Kita Digital Kreatif. Program tersebut akan menghadirkan beragam narasumber yang berbagi pengalaman, strategi bisnis, hingga motivasi bagi pelaku usaha.

“Kami ingin memberikan wawasan kepada pelaku UMKM dengan cara yang lebih santai. Tidak hanya melalui pelatihan atau modul, tetapi juga melalui konten yang mudah diakses,” ujar Tetra.

Podcast tersebut direncanakan hadir dalam format audio dan video. Kontennya akan disebarluaskan melalui berbagai platform digital seperti YouTube dan Instagram agar menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Melalui berbagai program tersebut, Bahana UMKM Bergerak Sleman dan Kita Digital Kreatif berharap semakin banyak pelaku usaha yang berani memanfaatkan teknologi. Kolaborasi itu diharapkan mampu mendorong UMKM Yogyakarta naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi lebih kompetitif di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....