UMKM DIY Dapat Free Ongkir lewat SIBAKUL, Penjualan Berpeluang Naik

  • 08 Mei 2026 21:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) didorong untuk bergabung dengan platform SIBAKUL guna memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi SIBAKUL yang digelar Dinas Koperasi dan UKM DIY bersama Komisi B DPRD DIY di Celep, Srigading, Sanden, Bantul, Kamis 7 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Ma’ruf, S.E., M.Si., selaku Lektor Kepala Program Studi Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang tergabung dalam platform SIBAKUL akan memperoleh berbagai keuntungan, salah satunya fasilitas gratis ongkos kirim (free ongkir).

“Pelaku UMKM akan mendapatkan fasilitas free ongkir apabila produk dibeli konsumen melalui kerja sama dengan kurir maupun platform online pengiriman,” kata Ahmad Ma’ruf.

Menurutnya, SIBAKUL yang dibentuk Pemerintah DIY menjadi marketplace sekaligus wadah pembinaan UMKM agar pelaku usaha lebih mudah berkembang di era digital.

Selain mendukung pemasaran produk, UMKM yang terdaftar di SIBAKUL juga memiliki peluang mendapatkan akses terhadap skema Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pemerintah daerah melalui sistem pembelian langsung yang telah terintegrasi dengan SIBELA.

Ahmad Ma’ruf menambahkan, pendataan UMKM berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) memudahkan pemerintah dalam memetakan skala dan kebutuhan usaha para pelaku UMKM.

“Pendataan berbasis NIK dapat mengetahui skala bisnis UMKM berdasarkan SDM, kelembagaan, produksi, keuangan, pemasaran, hingga digital marketing secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi yang bersinergi dengan Andriana Wulandari dari Komisi B DPRD DIY dan Dinas Koperasi UKM DIY tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah UMKM yang bergabung ke dalam platform SIBAKUL.

Dengan terdaftarnya pelaku UMKM di SIBAKUL, pemerintah dapat melakukan pembinaan secara berkelanjutan sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang dan produk yang dipasarkan lebih dikenal luas oleh masyarakat.

Melalui platform tersebut, UMKM juga diharapkan memiliki wadah pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan produk agar lebih kompetitif dan laku di pasaran. (Rifa Hanafi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....