Ramai usai Maghrib, Pedagang Alkid Bidik Wisatawan

  • 17 Mar 2026 11:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Suasana kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta atau yang akrab disebut Alkid kian ramai selepas waktu Maghrib. Deretan pedagang kuliner mulai dipadati pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan, yang datang untuk menikmati suasana malam khas Kota Gudeg tersebut.

Salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) yang merasakan geliat tersebut adalah Aulia Anggraini, penjual di brand Dessert Corner. Ia menyebut, lonjakan pengunjung biasanya mulai terlihat pada malam hari. “Kalau di sini sendiri itu mulai ramai habis Maghrib, mbak. Jadi kebanyakan orang datangnya setelah Maghrib,” ujarnya.

Aulia menjelaskan, mayoritas pembeli yang datang ke lapaknya didominasi kalangan anak muda dan anak-anak. Produk yang ia jual berupa aneka kue dan dessert menjadi daya tarik tersendiri bagi segmen tersebut. Meski demikian, ia juga kerap melayani wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang tertarik mencicipi jajanan di kawasan tersebut.

Selama menjalankan usahanya di Alkid, Aulia mengaku menemukan berbagai pengalaman unik, terutama dalam berinteraksi dengan pembeli dari latar belakang berbeda. “Kadang ada beberapa orang yang unik, humornya juga beda-beda. Ada juga yang tidak paham bahasa, itu menurut aku pengalaman yang menarik,” katanya.

Lapak Dessert Corner di Alun-Alun Kidul Yogyakarta. (Isna Fitri Wahyuni)

Sebagai pendatang baru di kawasan tersebut, Aulia menilai Alkid memiliki potensi besar sebagai pusat kuliner yang terus berkembang. Lokasi yang strategis dan statusnya sebagai salah satu ikon wisata Yogyakarta menjadi alasan utama ia memilih berjualan di sana. “Kita milih di Alkid karena ini salah satu ikon Jogja dan taman kuliner yang lagi ramai banget saat ini,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan Alkid sebagai destinasi wisata malam memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Arus pengunjung yang stabil setiap hari menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha, terutama bagi pedagang kuliner yang mengandalkan keramaian.

Ke depan, Aulia berharap pengelolaan kawasan Alkid dapat semakin ditingkatkan, terutama dari segi kebersihan dan daya tarik visual. Ia optimistis, dengan penataan yang lebih baik, kawasan ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, termasuk dari luar negeri, serta memperkuat posisinya sebagai ikon wisata unggulan di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....