Pelatihan Pembuatan Olahan Ikan membuat Pempek dan Ekado
- 06 Mar 2026 22:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pelatihan Alih Teknologi ( ATI) yang di Inisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) dan berkerjasama dengan Dewan Perwakilan Rakyat DPR D Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Tujuan memberi Ketrampialan kepada Ibu- Ibu dan mengalakan Gemar Makan Ikan di Yogyakarta.
"Menyajikan olahan ikan untuk keluarga dengan diberikan buku menu yang isinya resep olahan makanan ikan, di berikan pelatihan praktek langsung mebuat pempek dan ekado agar ibu-ibu memiliki kemampuan tambahan untuk mengolah ikan untuk disajikan bersama keluarga dan juga bisa di manfaatkan sebagai peluang bisnis, " ujar Deddy Prasetyawan praktisi kuliner, influencer dan Owener Griya Dahar Omah Mbok Jinah pada sosialisasi ATI di Kelurahan Klitren, KotaYogyakarta, 6 Maret 2026.
Diungkapkan Woro Instruktur Masak Menyampaikan, Dengan Bahan baku Ikan Tengiri, Tepung Tapioka, Gula Pasir, Garam, dan Telur, kemudian dibentuk menjadi pempek lenjer dan kapal selam dengan isian telur, kemudian di rebus di air mendidih yang diberi sedikit minyak goreng kemudian ditiriskan jkalau sudah mengapung dan siap di goreng dan di santap berserta cuko.
Sementara untuk pembuatan Ekado dengan bahan baku Ikan Kakap, Sayuran wortel, daun bawang, dengan bumbu bawang putih dan merah goreng, gula, garam, telur, di adon dicampur kemudian di bentuk dengan kulit lumpia dan di tali dengan daun pisang atau daun pandan kemudian di goreng.
"Ikan Giling di sicampur dengan air kemudian dimasukan bumbu dan di uleni hingga kalis kemudian di masukan tepung tapioka kemudian di campur secara merata kemudian dibentuk dan di rebus tiriskan pekempek dan siap digoreng kemudian Ekado prosesnya daging ikan giling diadoni dengan bumbu, sayuran dan tepung baru kemudian dicetak dan di gorang," ucap Woro.
Anggota Komisi A DPR DIY, DR. R. Stevanus C. Handoko, S. Kom,. M. M menyampaikan di era sulit ekonomi saat ini perempuan juga mampu berperan dalam membantu ekonomi keluarga dengan memiliki sampingan usaha seperti produk olahan ikan yang sehat dan mencerdaskan.
"Nilai gizi dan ekonomi dalam prodak yang bergizi dan memiliki tampilan menarik membuat prodak yang di hasilkan dapat membuat masyarakat tertarik dan ingin membeli prodak yang di hasilkan apalagi rasanya yg enak dan nilai gizi seimbang cocok dikonsumsi untuk anak- anak dan keluarga," kata Stevanus.
Dalam pelatihan yang didapatkan diharapkan tercipta olahan ikan yang mampu bersaing dengan prodak unggulan lainya di pasaran untuk pemenuhan gizi dan menambah pedapatan ekonomi. (Rifa Hanafi)