Bazar UMKM Ramadan, Menu Hemat Diserbu Warga

  • 28 Feb 2026 13:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai surganya kuliner kembali diramaikan dengan hadirnya bazar UMKM di Bank Syariah Indonesia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (BSI UMKM) Center. Acara yang berlangsung meriah ini sukses menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Daya tarik utamanya adalah menu-menu lezat yang dibanderol mulai dari harga Rp2.000 saja, sebuah gebrakan yang patut diapresiasi di tengah tren kenaikan harga pangan.

Sejak sore hari, kawasan bazar dipadati pengunjung. Mahasiswa, pelajar, hingga keluarga tampak antusias menyambangi setiap stan yang berjejer rapi. Aroma gorengan hangat, nasi kebuli, serta aneka minuman segar menciptakan suasana yang menggugah selera dan menghadirkan ruang interaksi sosial yang hangat di tengah kota.

Bazar ini bukan sekadar ajang jual beli. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelaku UMKM di Yogyakarta mampu berinovasi dan beradaptasi dengan kondisi ekonomi masyarakat. Beragam pilihan makanan ditawarkan, mulai dari gorengan, jajanan pasar, es kopi, es teh, es teler, nasi cokot, hingga nasi kebuli dengan harga terjangkau tanpa mengesampingkan kualitas rasa.

Panitia Acara Gulim, mengatakan konsep harga ramah di kantong sengaja diusung untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Kami ingin menghadirkan bazar yang inklusif, di mana semua orang bisa menikmati kuliner tanpa khawatir soal harga. Mulai Rp2.000, pengunjung sudah bisa membeli jajanan berkualitas,” ujarnya.

Menurut Gulim, bazar ini juga menjadi strategi untuk menggerakkan perekonomian lokal. Dengan harga yang terjangkau, perputaran transaksi menjadi lebih cepat dan berdampak langsung pada peningkatan omzet pelaku usaha. “Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa konsep harga merakyat efektif membantu UMKM sekaligus meringankan beban konsumen,” katanya.

Kehadiran bazar ini menjadi angin segar, terutama bagi mahasiswa dan masyarakat dengan daya beli terbatas. Dengan modal Rp20.000, pengunjung sudah dapat mencicipi beberapa jenis makanan dan minuman dalam satu kunjungan. Lokasi BSI UMKM Center yang strategis turut mendukung tingginya jumlah pengunjung setiap harinya.

Keberhasilan bazar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. Dukungan dari berbagai pihak, baik dalam bentuk pendampingan maupun promosi, dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan UMKM. Bazar di BSI UMKM Center bukan hanya ajang kuliner murah, tetapi juga simbol optimisme, kreativitas, dan semangat gotong royong yang terus tumbuh di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....