Modal Rp300 Ribu, Kisah Putri Wulandari Menata Masa Depan Bersama Mitra Bukalapak

  • 27 Feb 2026 14:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bandung - Masa depan bukanlah sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang harus dibangun dengan tangan sendiri, hal ini menjadi gambaran sosok Putri Wulandari yang merupakan seorang Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat. Berawal dari keinginan sederhana untuk tetap bisa mengasuh buah hati tanpa kehilangan penghasilan, Putri kini berhasil membuktikan bahwa warung kecil pun bisa menjadi pilar masa depan keluarga.

Perjalanan Putri dimulai pada tahun 2018, setelah ia memutuskan berhenti dari pekerjaannya demi sang anak. Dirinya memberanikan diri membuka warung sembako dengan modal yang sangat terbatas, hanya Rp300 ribu.

"Saat itu, anak tidak mau ditinggal kerja. Jadi, saya pilih resign supaya bisa fokus mengurus anak," katanya, mengenang masa lalu.

Dengan modal seadanya, Putri mengisi warungnya dengan kopi, beras, dan mie instan untuk melayani tetangga sekitar. Sadar bahwa usahanya perlu akselerasi, lantas ia kemudian mengambil langkah strategis dengan bergabung menjadi Juragan Mitra Bukalapak.

Meski di awal ia sempat terkendala modal saldo yang minim dan keterbatasan pengetahuan teknologi, kegigihannya memanfaatkan ruang belajar di Mitra Bukalapak membuahkan hasil. Ia belajar cara bertransaksi digital yang aman hingga strategi promosi yang efektif.

Hasilnya luar biasa. Dari keuntungan yang awalnya hanya cukup untuk makan sehari-hari, kini Putri mampu meraup laba Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Pendapatan ini telah bertransformasi menjadi biaya sekolah untuk kedua anaknya, bantuan bagi orang tua, hingga pembelian kendaraan bermotor.

Keberhasilan Putri tidak hanya dirasakan oleh keluarganya sendiri. Semangat positif dan keaktifannya sebagai Juragan membawa Putri terpilih menjadi salah satu sosok penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak) pada tahun 2025 lalu.

Melalui dukungan penuh Mitra Bukalapak, Putri menyalurkan rasa syukurnya dengan membagikan takjil gratis kepada pelanggan dan warga sekitar. Baginya, momen itu bukan sekadar berbagi makanan, melainkan wujud rasa syukur dan upaya mempererat kebersamaan di bulan suci.

Jejak kebaikan yang ditorehkan Putri, dan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 20 Februari 2026 kini menjadi inspirasi bagi kelanjutan program tersebut. Di tahun 2026 ini, program KOLAK kembali hadir dengan skala yang lebih besar. Mitra Bukalapak menargetkan pembagian ribuan paket takjil yang akan disalurkan melalui tangan-tangan terampil para Mitra di seluruh penjuru Indonesia.

Semangat yang dibawa tetap sama, menghadirkan senyum dan berkah bagi sesama, persis seperti yang telah dicontohkan oleh Putri.

Kini, fokus utama Putri adalah memastikan kedua anaknya bisa mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana. Berkat pengelolaan keuangan yang baik sejak bergabung dengan Mitra Bukalapak, menabung bukan lagi sekadar impian.

"Sebagian penghasilan ditabung untuk sekolah anak-anak. Sejak menjadi Juragan, saya dapat mulai menabung. Ini tentu awal yang baik untuk saya menata dan menatap masa depan," ujarnya.

Bagi Putri, tantangan akan selalu ada, namun kunci untuk menghadapinya adalah kombinasi antara usaha dan doa. Sebuah pesan sederhana juga disampaikannya, agar siapa saja yang tengah berjuang membangun mimpi dari sebuah warung sederhana tetap bersemangat.

"Harus optimis, percaya diri, selalu berdoa, dan jangan putus asa," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....