Ini kata Pakar Soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal II
- 26 Agt 2026 18:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 berada di kisaran 5,29 persen. Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya menunjukkan kondisi kesejahteraan masyarakat.
Ekonom UMY, Sobar M. Johari menilai, angka pertumbuhan ekonomi perlu dibaca secara lebih kritis. Pertumbuhan yang tinggi secara kuantitatif, belum tentu menunjukkan bahwa kualitas kehidupan masyarakat ikut membaik.
”Kalau dilihat secara kuantitas itu memang bagus,” katanya, Rabu, 26 Agustus 2026. ”Tapi kalau dilihat dari sisi kualitas, capaian itu belum tentu bagus.”
Rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDB kuartal II 2026 mencapai Rp6.552,1 triliun. Penopang utamanya dari sektor industri pengolahan dan konsumsi rumah tangga.
Secara kumulatif, kondisi pada semester I tumbuh stabil di angka 5,45 persen (c-to-c). Namun, tren melambat dari kuartal I yang sempat menembus 5,61 persen menjadi alarm penting.
”Perlu dievaluasi apakah geliat industri dan belanja publik benar-benar telah menyentuh akar rumput,” ujarnya. ”Atau sekadar menjaga angka statistik di tingkat makro.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....