Inacraft Festival Yogyakarta 2026 Buka Ruang Pameran bagi Karya Difabel
- 16 Jul 2026 10:05 WIB
- Yogyakarta
Poin Utama
- Inacraft Festival Jogja 2026 memberikan wadah khusus bagi penyandang disabilitas untuk menampilkan dan menjual karya kerajinan mereka di pameran internasional.
- Perajin disabilitas seperti Mulyani membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak mengurangi kualitas produk dan profesionalisme dalam menghasilkan karya kerajinan.
- Komunitas Difabel Zone yang didirikan sejak 2017 telah mengembangkan berbagai produk unggulan seperti batik, dompet, tas, dan aksesori lainnya yang layak diperjualbelikan.
RRI.CO.ID, Bantul - Kehadiran Inacraft Festival Jogja 2026 membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk menampilkan karya kerajinan mereka. Komunitas Difabel Bantul turut hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini.
Di tengah pameran yang dihadiri ratusan merek lokal hingga internasional tersebut, penyelenggara tetap menyediakan stan khusus untuk menampilkan karya para penyandang disabilitas.
Salah seorang perajin, Mulyani (51) mengungkapkan bahwa penyandang disabilitas yang andil dalam proses pembuatan karya turut bangga dengan hasil yang ditampilkan di festival ini.
"Ya bangga, dulu di rumah tidak bisa ngapa-ngapain. Kita senang sekali setelah ikut kursus komunitas difabel, kita dapat keterampilan dan dapat upah. Hasilnya bisa buat nabung dan beli baju sendiri," ujarnya saat ditemui di lokasi stan difabel pada Rabu, 15 Juli 2026.
Adapun berbagai karya kerajinan penyandang disabilitas yang dipamerkan di Inacraft Festival antara lain baju batik, dompet, tempat tisu, tas, sajadah, dan kain batik. Mulyani berharap keikutsertaan mereka dalam festival ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang dan menarik lebih banyak pengunjung.
Kekaguman juga dilontarkan oleh salah seorang pengunjung, Syifa (23) saat berkunjung ke stan disabilitas tersebut.
"Kalau dilihat dari kualitasnya sama saja bagus kak, terlebih jika karyanya digabungkan dengan produk lain, mungkin orang lain tidak akan mengira bahwa produk itu dibuat oleh teman-teman kita yang difabel kak," ujarnya.
Komunitas Difabel Zone yang didirikan oleh Lidwina Wuri beserta rekannya sejak 2017 membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak mengurangi profesionalisme. Setiap karya yang keluar dari tangan para penyandang disabilitas dinilai sangat layak untuk dijual.
Melalui Inacraft Festival yang digelar pada 15 hingga 19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC) ini, para pengrajin disabilitas menunjukkan peran inspiratif dalam membangun bisnis yang setara dengan merek-merek lainnya. (Naila)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....