Mengelola Dompet Keluarga di Tengah Badai Inflasi
- 11 Jun 2026 22:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Inflasi yang terus merangkak naik sering kali membuat anggaran belanja keluarga berantakan. Harga barang pokok yang kian melambung menuntut lebih cerdas dalam mengatur pengeluaran.
Laman www.prudential.co.id menyebutkan beberapa kiat mengatur keuangan saat inflasi berlangsung:
1. Audit total catatan keuangan bulanan
Pisahkan dengan tegas antara kebutuhan primer yang mendesak dan keinginan sekunder yang bisa ditunda. Memotong anggaran untuk hal-hal yang bersifat konsumtif akan memberikan napas yang lebih lega bagi kas keluarga.
2. Buat daftar belanja
Belanja bulanan kini tidak bisa lagi dilakukan secara impulsif tanpa perencanaan yang matang dari rumah. Selain itu, beralih ke merek lokal yang lebih murah namun berkualitas sama dapat menghemat pengeluaran dalam jumlah signifikan.
3. Matikan perangkat elektronik yang tidak digunakan
Sektor energi dan utilitas rumah tangga juga menjadi area yang sering kali membocorkan anggaran tanpa disadari. Penghematan air dan listrik secara kolektif ini akan sangat terasa saat tagihan bulanan datang.
4. Sisihkan dana darurat di awal bulan
Di tengah ketidakpastian ekonomi, keberadaan dana darurat menjadi jauh lebih vital daripada sebelumnya. Dana simpanan ini akan bertindak sebagai jaring pengaman yang melindungi keluarga saat terjadi krisis yang tak terduga.
5. Memanfaatkan hobi atau keterampilan
Inflasi juga menjadi momentum yang tepat untuk mengeksplorasi peluang pendapatan tambahan di luar gaji pokok.. Setiap rupiah ekstra yang dihasilkan akan membantu mempertebal ekonomi keluarga.
6. Komunikasi yang transparan pada anggota keluarga
Berikan pemahaman yang bijak kepada anak-anak mengapa beberapa keinginan mereka harus dikurangi untuk sementara waktu. Kerjasama tim yang kompak di dalam rumah akan membuat beban finansial terasa lebih ringan.
Kedisiplinan dalam mempraktikkan gaya hidup hemat akan membentuk kebiasaan finansial yang sehat untuk jangka panjang. Dengan adaptasi yang tepat, badai ekonomi yang sulit bisa dilewati dengan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....