Transfer Anggaran Dari Pusat Berkurang, Ini Strategi Pemkab Bantul
- 13 Feb 2026 21:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah menyiapkan strategi dalam menyikapi penurunan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun ini. Pemkab Bantul kini berfokus pada program prioritas yang memiliki dampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pada tahun 2026, anggaran TKD ke Kabupaten Bantul berkurang hingga Rp156 miliar. Hal tersebut tentu saja berdampak pada jumlah pengadaan barang dan jasa pada tahun ini.
“Penurunan TKD itu sudah Rp156 miliar. Dana Desa juga turun rata-rata Rp1 miliar per kalurahan. Tentu saja pengadaan barang dan jasa juga ikut turun,” ucapnya, Jumat, 13 Februari 2026.
Meski begitu, pihaknya memastikan jika dana yang tersedia akan difokuskan pada program pembanguan yang berdampak dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Alokasi anggaran pada program-program tersebut akan dilakukan pada tahun ini.
“Memang harus disikaoi secara realistis dengan menggeser program-program yang bisa ditunda, ke program prioritas. Antara lain penanggulangan kemiskinan, percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, penurunan stunting, dan penuntasan masalah sampah,” ujarnya.
Terkait infrastruktur lanjut Halim, merupakan sektor yang wajib dipertahankan. Mengingat, perkembangan infrastruktur akan berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Infrastruktur ini juga juga harus diprioritaskan. Karena ini juga menyangkut keselamatan dua menyangkut dorongan pertumbuhan ekonomi. Jika insfrastruktur semakin baik, maka distribusi logistik dan perkembangan ekonomi juga semakin baik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....