Pengamat Ekonomi UGM Bagikan Strategi Efektif Bebas dari Jerat Pinjol
- 10 Sep 2026 13:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pinjaman online (pinjol) kerap menjadi solusi kilat bagi masyarakat yang membutuhkan dana mendesak. Namun, tingkat bunga yang tinggi serta potensi tekanan penagih utang (debt collector) dapat menjadi beban finansial serius jika tidak dikelola dengan tepat.
Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada Eddy Junarsin menegaskan pinjol merupakan instrumen keuangan berisiko tinggi. Menurutnya, pinjol bukanlah pilihan bijak untuk mengatasi masalah keuangan, terlebih jika dimanfaatkan hanya untuk membiayai gaya hidup konsumtif.
“Bunga tinggi, denda keterlambatan yang menumpuk, serta potensi tekanan dari penagih utang adalah risiko nyata yang harus disadari sejak awal. Jika tidak digunakan secara bijak, pinjol justru menjadi jebakan finansial,” katanya.
Guna membantu masyarakat keluar dari jerat utang, berikut sejumlah strategi pelunasan yang dapat diterapkan:
- Evaluasi dan Susun Rencana Keuangan: Catat seluruh pendapatan dan pengeluaran bulanan, lalu alokasikan porsi dana secara terukur untuk pelunasan utang.
- Prioritaskan Bunga Tertinggi: Fokus melunasi utang yang memiliki tingkat bunga paling tinggi terlebih dahulu untuk menekan akumulasi beban beban secara keseluruhan.
- Manfaatkan Dana Darurat: Pertimbangkan penggunaan tabungan atau dana simpanan guna memutus jerat bunga berbunga lebih cepat.
- Pangkas Pengeluaran Nonpokok: Kurangi belanja yang tidak mendesak, seperti hiburan atau makan di luar, lalu alihkan dananya untuk membayar pinjaman.
- Cari Penghasilan Tambahan: Manfaatkan peluang kerja paruh waktu, freelance, atau menjual barang bekas yang masih bernilai guna mempercepat pelunasan.
- Terapkan Metode Debt Snowball: Melunasi utang dari nominal terkecil hingga terbesar untuk membangun motivasi psikologis.
- Pertimbangkan Konsolidasi Utang: Menggabungkan beberapa tagihan menjadi satu pinjaman berkecepatan bunga lebih rendah agar pengelolaan lebih terstruktur.
- Negosiasi Restrukturisasi: Buka komunikasi dengan penyedia pinjaman untuk mengajukan opsi perpanjangan tenor atau keringanan bunga jika mengalami kesulitan teknis.
- Gunakan Aplikasi Pengelola Keuangan: Manfaatkan fitur pencatat anggaran digital untuk memantau pengeluaran dan mengingatkan jadwal jatuh tempo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....