Pengembangan SPKLU di Kawasan Wisata Yogyakarta Dibantu PLN

  • 22 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan Wonosari mendorong pengembangan fasilitas pengisian kendaraan listrik di kawasan wisata DIY. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kemudahan pelanggan sekaligus pariwisata yang modern dan ramah lingkungan.

Upaya tersebut dibahas dalam audiensi PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari bersama Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dengan kawasan pariwisata.

Manager PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari, Agung Pratomo, mengatakan pengembangan infrastruktur pengisian daya menjadi bagian dari peningkatan layanan kepada pelanggan. PLN juga terus memastikan kesiapan jaringan dan memetakan kebutuhan fasilitas di lapangan.

“Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan. Salah satunya melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang dapat terintegrasi dengan destinasi wisata,” ujar Agung.

Menurut Agung, fasilitas pengisian daya dapat dikembangkan dengan konsep yang menyesuaikan karakteristik destinasi wisata. Pengunjung dapat mengisi daya kendaraan bersamaan dengan aktivitas wisata tanpa harus menyediakan waktu khusus.

“Konsep medium charging atau slow charging dapat menjadi pilihan untuk destinasi dengan durasi kunjungan yang cukup panjang,” jelasnya.

Salah satu destinasi yang telah dijajaki untuk penerapan konsep tersebut adalah Gembira Loka. Konsep serupa berpotensi dikembangkan di destinasi wisata lain dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan.

Pengembangan fasilitas pengisian daya juga diarahkan untuk mendukung kendaraan wisata berbasis listrik. Salah satunya becak listrik yang menjadi salah satu moda transportasi pendukung pariwisata di Kota Yogyakarta.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muh Zandaru Budi Purwanto, mengatakan fasilitas pengisian daya penting untuk mendukung pengembangan pariwisata berbasis kendaraan listrik. Menurutnya, fasilitas tersebut dibutuhkan wisatawan maupun kendaraan listrik yang digunakan untuk mendukung aktivitas pariwisata.

“Kami berharap PLN bisa lebih banyak membangun stasiun pengisian daya listrik bagi kendaraan listrik yang ada di Kota Yogyakarta,” kata Zandaru.

Ia mengusulkan pengembangan fasilitas pengisian daya pada sejumlah kawasan strategis pariwisata. Lokasi yang diusulkan meliputi Sumbu Filosofi termasuk Malioboro, Kotabaru, dan kawasan Jogja Selatan.

Zandaru berharap sinergi PLN dan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dapat terus dikembangkan. Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung kemajuan pariwisata sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Kota Yogyakarta.

PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari bersama Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta membahas peluang pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di kawasan wisata dalam rangka memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan mendukung pariwisata berkelanjutan di Kota Yogyakarta. (Foto: PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari)

Pengembangan kendaraan listrik juga dinilai sejalan dengan penataan kawasan Malioboro sebagai kawasan pedestrian. Infrastruktur pengisian daya dapat ditempatkan pada titik strategis yang mudah diakses wisatawan dan pelaku pariwisata.

Selanjutnya, PLN dan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta akan memetakan kebutuhan fasilitas pengisian daya di lapangan. Program tersebut juga dapat melibatkan pelaku dan asosiasi pariwisata agar pengembangannya sesuai karakter setiap destinasi.

Melalui pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik, PLN berupaya menghadirkan layanan energi yang mendukung mobilitas berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan memperkuat integrasi antara infrastruktur kelistrikan, kendaraan listrik, dan destinasi wisata di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....