Festival Budaya NTT di Bantul Soroti Masa Depan Anak
- 24 Jun 2026 08:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - Komunitas Mahasiswa Nusa Tenggara Timur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KOMANTTA) sukses menyelenggarakan Festival Budaya NTT Volume 4 (FESTAYA Vol. 4) di Lapangan Panahan Gladian Jayandaru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema "Anak NTT: Harapan di Tengah Keterbatasan".
Tema tersebut diangkat sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi anak-anak di Nusa Tenggara Timur. Mulai dari keterbatasan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar lainnya yang masih memerlukan perhatian bersama.
FESTAYA Vol. 4 menjadi ajang pelestarian budaya juga dan sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dukungan bagi masa depan anak-anak NTT. Berbagai pertunjukan seni budaya ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga pameran budaya yang dikelola komunitas asal NTT.
Kegiatan ini dihadiri mahasiswa, masyarakat umum, serta warga asal Nusa Tenggara Timur dan kawasan Indonesia Timur yang berada di Yogyakarta. Sejumlah komunitas turut berpartisipasi melalui penampilan budaya, di antaranya Band KOMANTTA, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kelimutu (IKPMK) Yogyakarta, Himpunan Pelajar Mahasiswa Alor (HIPMA) Yogyakarta, Himpunan Mahasiswa/i Sumba Barat (HIPMASBA) Yogyakarta, FLOBAMORA SADHAR, KMAY, Niang Gejur, Dahawani, Nian Tanah, serta Wizz Baker sebagai bintang tamu.
Ketua Panitia FESTAYA Vol. 4, Charlos, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa NTT untuk menunjukkan potensi positif generasi muda Indonesia Timur. Selain memperkenalkan budaya daerah, festival juga menjadi ruang untuk membangun citra yang lebih baik bagi mahasiswa asal NTT.
"Sebagai mahasiswa Nusa Tenggara Timur yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, saya berharap penyelenggaraan FESTAYA Vol. 4 dapat menjadi sarana untuk mengubah stigma masyarakat terhadap mahasiswa asal Indonesia Timur, khususnya NTT, menjadi lebih positif melalui kreativitas, budaya, dan berbagai kegiatan yang menunjukkan potensi serta kontribusi nyata mahasiswa NTT bagi masyarakat," ujarnya.
Selain menampilkan kekayaan budaya, KOMANTTA juga membuka penggalangan donasi untuk membantu Susteran Alma dan Panti Asuhan Bhakti Luhur Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi anak-anak NTT.
Melalui FESTAYA Vol. 4, KOMANTTA berharap budaya Nusa Tenggara Timur semakin dikenal luas oleh masyarakat. Festival ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi budaya, pendidikan, dan aksi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat NTT di Yogyakarta maupun daerah lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....