Rayakan Hari Wayang Dunia, SMKI Gelar Wayang-Orkestra Hari Ini

  • 25 Apr 2026 07:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memperingati Hari Wayang Dunia atau World Puppetry Day, sebuah pertunjukan seni istimewa yang memadukan wayang kulit, karawitan, dan orkestra akan digelar di Pendhopo SMKI Yogyakarta. Perhelatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB dan terbuka secara gratis bagi masyarakat umum.

Acara ini menghadirkan Dalang Duta Budaya Internasional, KRA Ki H. Gunarto Gunotalijendro, yang akan membawakan dua lakon utama secara maraton. Pertunjukan diawali dengan lakon "Pandawa Uniting Nation" selama satu jam, kemudian dilanjutkan dengan lakon "Harjuna Wiwaha" yang berdurasi tiga jam dalam balutan musik kolaboratif.

Panggung budaya ini menjadi momen langka bagi pecinta seni di Yogyakarta untuk menyaksikan format wayang orkestra secara langsung. Alunan musik akan dipandu oleh kolaborasi harmonis antara grup karawitan Sanggar Sari Laras dan kelompok orkestra Kidung Etnosia.

Kemeriahan acara juga didukung oleh kehadiran sejumlah bintang tamu lintas genre, mulai dari penyanyi tradisional hingga kontemporer. Nama-nama seperti Okvalica Harlis, Anting Lambangsih, Paksi Raras Alit, Win Yovina, hingga Pawestri dipastikan akan memperkuat atmosfer pertunjukan.

Selain unsur klasik, pertunjukan ini juga menyisipkan elemen modern melalui penampilan Wayang Hip-Hop. Kehadiran genre ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk lebih mencintai warisan budaya dunia yang telah diakui oleh UNESCO tersebut.

Panitia penyelenggara menyebutkan bahwa konsep perpaduan berbagai elemen musik ini merupakan upaya untuk memperluas jangkauan seni wayang ke kancah global. Penggunaan orkestra bertujuan memberikan sentuhan megah tanpa menghilangkan esensi pakem dari pewayangan itu sendiri.

Melalui perayaan World Puppetry Day ini, diharapkan masyarakat luas dapat kembali mengapresiasi kekayaan intelektual nusantara. Penonton diharapkan hadir lebih awal di lokasi karena antusiasme masyarakat terhadap format kolaborasi unik ini diprediksi akan sangat tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....