Festival Langen Carita Sleman 2026 Dorong Kreativitas Seniman Muda
- 18 Apr 2026 10:01 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan sukses menggelar Festival Langen Carita 2026 yang mengusung tema “Cinta Alam dan Kesadaran Lingkungan”. Kegiatan ini berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Sedan Ngaglik dengan melibatkan siswa sekolah dasar dari lima kapanewon.
Festival ini menjadi ajang penting dalam pelestarian seni tradisional Langen Carita, yakni pertunjukan yang memadukan seni tari, tembang, dan iringan gamelan Jawa dalam satu pementasan cerita. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus regenerasi seniman muda di Sleman.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya festival ini dalam membentuk karakter generasi muda.
“Festival ini sangat penting untuk menanamkan nilai budaya serta kesadaran menjaga alam kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar,” ujarnya saat membuka acara.
Ia juga berharap ajang ini mampu melahirkan seniman muda berkualitas yang akan menjadi pilar dalam menjaga kedaulatan budaya di masa depan.
Dewan juri yang terdiri dari praktisi seni dan akademisi, yaitu Wahyudi Purnomo, Sri Wahyuningsih, dan G.S. Darto, menetapkan Kapanewon Mlati sebagai penyaji terbaik pertama. Mereka berhasil memukau juri melalui lakon “Njaga Bumi Lestari” yang dinilai kreatif dalam mengangkat isu lingkungan.

Posisi terbaik kedua diraih Kapanewon Seyegan dengan lakon “Aja Dumeh”, sementara Kapanewon Berbah menempati posisi ketiga lewat lakon “Piwulang”.
Sembari menunggu hasil penilaian, penonton dihibur dengan penampilan wayang kulit dari para dalang cilik Sanggar Kancil Ariloka. Ki Sri Akandra membawakan lakon “Kera Ulang Tahun”.
Sedangkan Ki Junatya bersama Ki Anggara menampilkan cerita fabel yang edukatif.
Sebagai bentuk apresiasi, juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp10 juta dan berhak mewakili Sleman pada kompetisi tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Mei 2026.
Seluruh peserta juga mendapatkan dukungan berupa honorarium, biaya latihan, serta fasilitas properti untuk menunjang kualitas pertunjukan. Pemerintah berharap, melalui pemanfaatan teknologi informasi, inovasi seni budaya ini dapat semakin dikenal luas dan memperkuat identitas budaya Sleman di tingkat yang lebih tinggi. (Gilang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....